Separatis Culik 70 Siswa Boarding School di Kamerun
Peta memperlihatkan lokasi Bamenda di Kamerun. (Foto: AFP)
Bamenda: Puluhan orang, sebagian besar dari mereka siswa sekolah boarding school, diculik sekelompok separatis di Kamerun barat. Seorang pejabat pemerintah mengatakan kepada kantor berita BBC bahwa 79 murid dan tiga orang lainnya, termasuk kepala sekolah, diculik di wilayah Bamenda pada Senin 5 November 2018.

Pencarian berskala besar dilakukan militer Kamerun tak lama usai penculikan. Bamenda, ibu kota dari wilayah North-West di Kamerun, dilanda pemberontakan dan separatisme dalam beberapa tahun terakhir.

Gubernur Bamenda Adolphe Lele L'Afrique menuduh milisi separatis sebagai pelaku penculikan. Namun hingga saat ini, belum ada satu grup pun yang mengklaim penculikan tersebut.


Sebuah video muncul di media sosial dan memperlihatkan sekelompok siswa sekolah. Diyakini video itu dibuat oleh salah satu penculik.

Dalam video itu, terlihat siswa laki-laki dimasukkan dalam sebuah ruangan kecil. Seorang pria yang memegang kamera memerintahkan mereka semua untuk menyebutkan nama dan wilayah asal.

Mereka juga diminta mengulangi kalimat, "Saya diculik dari sekolah tadi malam oleh Amba. Saya tidak tahu ada di mana."

Amba adalah singkatan dari Ambazonia, nama dari negara yang ingin diciptakan separatis Kamerun.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id