"Ada perubahan dalam program," ujar pejabat terkait tanpa memberikan alasan lain. Zarif direncanakan bertemu para pemimpin Turki di ibukota Ankara hari ini.
Meskipun Turki beralasan penundaan kunjungan disebabkan masalah jadwal, beberapa media mengklaim kunjungan ditunda karena adanya artikel yang ditulis Zarif di surat kabar oposisi Turki, Cumhuriyet.
Isi artikel itu mengkritik kebijakan Amerika Serikat di Timur Tengah. Turki dan AS adalah sekutu NATO yang telah setuju untuk bekerja sama dalam melawan kelompok militan Islamic State (ISIS) di Suriah.
Turki dan Iran berada di sisi berlawanan dari konflik Suriah, dengan Ankara sebagai musuh Presiden Suriah Bashar al-Assad, sedangkan Teheran tetap menjadi salah satu dari beberapa sekutu Assad. (Nabila Gita)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News