Pasukan milisi STC tampak berpatroli di Kota Aden. Foto: AFP
Pasukan milisi STC tampak berpatroli di Kota Aden. Foto: AFP

Pasukan Pemerintah dan Mllisi Yaman Berebut Kota Aden

Internasional konflik yaman
Fajar Nugraha • 29 Agustus 2019 06:03
Aden: Pemerintah Yaman mengatakan pihaknya merebut kembali ibu kota sementara Aden pada Rabu 28 Agustus. Namun klaim itu ditentang oleh separatis yang sebelumnya berhasil mengambil alih kota dan bagian selatan lainnya.
 
Perselisihan antara Dewan Transisi Selatan (STC) yang pro-kemerdekaan dan pasukan pemerintah terjadi hampir tiga minggu setelah separatis mengambil alih Aden. Kota ini merupakan markas pemerintah sejak pemberontak Huthi mengambil alih Ibu Kota Sanaa pada 2014.
 
“Pasukan yang setia kepada Pemerintah Yaman yang diakui secara internasional Presiden Abedrabbo Mansour Hadi mampu mengamankan istana kepresidenan di Aden dan daerah sekitarnya,” tutur Menteri Informasi Moammer al-Eryani melalui Twitter, yang dikutip AFP, Kamis, 29 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tentara nasional dan dinas keamanan memiliki kendali penuh atas distrik provinsi,” tegasnya.
 
Namun sumber senior di Sabuk Keamanan,-sebuah pasukan paramiliter yang setia kepada STC,- mengatakan klaim itu tidak berdasar.
 
"Pasukan kami masih menguasai sebagian besar distrik di Aden," kata sumber itu kepada AFP.
 
"Pasukan pemerintah memasuki pinggiran kota, tetapi mereka ditangani dan didorong kembali,” jelasnya.
 
Wartawan AFP melihat pasukan separatis masih berpatroli di ibu kota, dekat bandara internasionalnya.
 
Bentrokan antara STC dan pasukan pemerintah ,-yang selama bertahun-tahun telah bertempur satu sama lain melawan Huthis yang berpihak Iran,- telah menimbulkan kekhawatiran bahwa negara yang terancam kelaparan itu bisa pecah total.
 
Penguasaan separatis terhadap Aden dipandang sebagai keuntungan besar yang memungkinkan Sabuk Keamanan untuk terus mengambil alih bidang-bidang strategis lainnya. Namun, pemerintah Yaman merancang bala bantuan dari utara dan memberikan pukulan pada Rabu.
 
Seorang koresponden AFP di timur kota menyaksikan penembakan dengan memajukan pasukan pemerintah yang baru dari keberhasilan mereka dalam mengambil kembali kendali provinsi Abyan ke timur pada hari Rabu.
 
Sebuah sumber pro-pemerintah mengatakan kepada AFP pertempuran telah meletus di jalan-jalan Aden ketika pasukan loyalis menyebar di sana.
 
Abyan adalah provinsi selatan kedua yang direbut kembali oleh pasukan pemerintah di Yaman selatan dalam beberapa hari setelah bentrokan dengan Sabuk Keamanan.
 
Awal pekan ini, pasukan pemerintah juga mendapatkan kembali kendali atas provinsi Shabwa setelah mengalahkan kembali serangan oleh pasukan STC.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif