Gencatan senjata sedang berlaku di Idlib, Suriah. (Foto: AFP)
Gencatan senjata sedang berlaku di Idlib, Suriah. (Foto: AFP)

Rusia dan Turki Mediasi Gencatan Senjata Pertempuran Idlib

Internasional turki rusia konflik suriah
Sonya Michaella • 13 Juni 2019 12:16
Moskow: Rusia dan Turki sepakat menjadi mediator gencatan senjata antara pasukan Pemerintah Suriah dan pemberontak di Provinsi Idlib, Suriah.
 
Gencatan senjata diberlakukan di sejumlah lokasi, yang disebut Zona Deeskalasi Idlib. Kekerasan dipastikan berkurang sejak kemarin.
 
Dilansir dari AFP, Kamis 12 Juni 2019, Rusia tidak menyebutkan berapa lama gencatan senjata akan diberlakukan. Namun, Rusia dan Turki telah sepakat akan terus memantau.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Saat ini, Idlib merupakan benteng terakhir dari pemberontak. Penembakan dan serangan terus berlangsung di sejumlah kota hingga menewaskan sedikitnya 25 orang pada pekan lalu.
 
Baca:Serangan Udara Rusia di Idlib Tewaskan 25 Orang
 
Kekerasan di Provinsi Idlib menandai eskalasi militer terbesar antara Presiden Bashar al-Assad dan pemberontak sejak tahun lalu.
 
Puluhan ribu warga Idlib terpaksa meninggalkan rumah mereka menuju perbatasan Turki serta negara-negara lain.
 
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga meminta agar Suriah dan Rusia berhenti mengebom Idlib. Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan bahwa hampir 950 orang tewas dalam bentrokan terbaru di Idlib. Para militan juga menolak meninggalkan daerah itu.
 
Akibatnya, kesepakatan pada September lalu antara pemerintah dengan kelompok Hayat Tahrir al-Sham berada di ambang kehancuran. Padahal kesepakatan itu harusnya mencegah ofensif pemerintah di provinsi dan daerah-daerah yang berdekatan dan dimiliki kelompok militan tersebut.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif