Seorang pria membersihkan puing bangunan di Jalur Gaza yang hancur diserang Israel pada Sabtu 2 November 2019. (Foto: Said Khatib/AFP via Getty Images)
Seorang pria membersihkan puing bangunan di Jalur Gaza yang hancur diserang Israel pada Sabtu 2 November 2019. (Foto: Said Khatib/AFP via Getty Images)

Serangan Udara Israel Tewaskan Satu Warga Palestina

Internasional jalur gaza palestina israel
Willy Haryono • 02 November 2019 17:06
Gaza: Seorang warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel yang ditujukan ke sejumlah instalasi milik kelompok Hamas di Jalur Gaza, Sabtu 2 November 2019. Serangan udara itu diklaim Israel sebagal balasan atas peluncuran roket dari arah Gaza.
 
Dilansir dari Guardian, seorang sumber keamanan di Gaza mengatakan belasan serangan udara Israel menggempur Gaza sejak Sabtu dini hari. Israel mengklaim serangan itu berhasil mengenai "sejumlah target Hamas," termasuk situs angkatan laut, kompleks militer dan juga gudang pembuatan senjata.
 
Kementerian Kesehatan Gaza mengidentifikasi korban tewas sebagai Ahmed al-Shehri, pemuda 27 tahun. Kemenkes Gaza tidak menyebutkan apakah korban terafiliasi dengan faksi tertentu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Koresponden AFP di lokasi mengaku mendengar suara ledakan yang saling bergantian selama beberapa waktu sejak dini hari. Seorang sumber dari Hamas mengklaim telah menembaki pesawat Israel yang melakukan serangan udara di Gaza.
 
Militer Israel menyebut sistem pertahanan Iron Dome telah berhasil mencegat delapan roket yang ditembakkan dari Gaza. Israel menyebut satu rumah di wilayahnya terkena serangan misil dari Gaza, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
 
Ini adalah malam kedua secara berturut-turut militer Israel melaporkan adanya peluncuran roket dari arah Gaza. Sebelum Kamis kemarin, tidak ada peluncuran roket apapun dari Gaza sejak 12 September,
 
Agustus lalu, rangkaian peluncuran roket dari Gaza dan serangan balasannya meningkatkan kekhawatiran banyak pihak mengenai konflik yang lebih besar antara Hamas dan Israel. Peningkatan ketegangan itu terjadi menjelang pemilihan umum di Israel.
 
Pemilu Israel telah digelar pada 17 September, namun hingga kini belum terbentuk pemerintahan baru.
 
Israel dan Hamas telah tiga kali terlibat perang di area Gaza sejak 2008.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif