Warga Palestina terus berjuang untuk kemerdekaan mereka. (Foto: AFP)
Warga Palestina terus berjuang untuk kemerdekaan mereka. (Foto: AFP)

Dijaga Tentara, Pemukim Israel Lempari Batu ke Warga Palestina

Internasional palestina israel
Fajar Nugraha • 20 Mei 2019 16:08
Tepi Barat: Pemukim Israel diketahui melemparkan batu ke warga Palestina di sebuah desa, di Tepi Barat. Pelemparan batu itu dilakukan di hadapan pasukan Israel.
 
Pelemparan ini terungkap dari sebuah rekaman video. Pelaku pelemparan yang merupakan pemukim ilegal Israel, melemparkan batu ke arah warga Palestina dari atas sebuah rumah.
 
Tepat di antara mereka, ada empat tentara Israel yang berdiri tanpa campur tangan untuk menghentikan pelemparan itu. Bentrokan dilaporkan terjadi pada Jumat 17 Mei, setelah kebakaran terjadi antara Desa Urif dan Asira al-Qibliya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kelompok hak asasi manusia Israel, Yesh Din, mengatakan setelah kebakaran itu, puluhan warga Israel tiba dari pemukiman terdekat Yitzhar ditemani oleh tentara dan mulai melemparkan batu ke rumah-rumah Palestina.
 
“Para pemukim juga membakar sejumlah ladang Palestina, merusak beberapa rumah,” ujar seorang Juru Bicara Yesh Din, seperti dikutip Press TV, Senin 20 Mei 2019.
 
Seorang juru bicara warga Yitzhar menyalahkan bentrokan pada penduduk Urif, mengatakan mereka menyalakan api itu dengan sengaja.
 
Daerah itu dipandang sebagai pusat kekerasan pemukim dan telah menyaksikan beberapa serangan terhadap warga Palestina dan properti mereka. Pada 13 April, para pemukim bertopeng Israel dari Yitzhar tertangkap kamera menyerang sebuah keluarga Palestina di negara tetangga Urif dengan batu.
 
“Yeshiva yang mengabarkan hasutan (seminari Yahudi Ortodoks) di Yitzhar harus ditutup, ”kata Tamar Zandberg, ketua partai oposisi sayap kiri Israel.
 
"Penyelesaian itu telah menjadi inkubator teror Yahudi dan harus dievakuasi,” tegas Zandberg.
 
PBB mengatakan dalam sebuah laporan Februari bahwa tindakan kekerasan dan vandalisme yang dilakukan oleh pemukim Israel terhadap Palestina dan properti mereka telah meningkat sejak awal 2019.
 
Sekitar 600.000 warga Israel tinggal di lebih dari 230 permukiman ilegal yang dibangun sejak pendudukan wilayah Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur al-Quds tahun 1967.
 
Palestina menginginkan Tepi Barat sebagai bagian dari negara Palestina merdeka di masa depan dengan Yerusalem Timur al-Quds sebagai ibukotanya. Israel melanjutkan ekspansi pemukiman di wilayah Palestina telah menjadi titik utama dalam pembicaraan Israel-Palestina, yang terhenti sejak 2014.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif