SDF mengibarkan bendera kuning di Baghouz. (Foto: AFP)
SDF mengibarkan bendera kuning di Baghouz. (Foto: AFP)

SDF Klaim Telah Berhasil Tumbangkan Kekhilafahan ISIS

Internasional krisis suriah isis
Willy Haryono • 23 Maret 2019 15:43
Baghouz: Pasukan Demokratik Suriah atau SDF mengklaim kelompok militan Islamic State (ISIS) sudah kehilangan markas terakhirnya di Suriah. SDF menegaskan kekhilafahan ISIS di Suriah sudah berakhir.
 
"Kami mendeklarasikan kekalahan total dari kekhilafahan dan 100 persen wilayah ISIS," tulis juru bicara SDF, Mustafa Bali, di Twitter. ISIS pernah menguasai wilayah seluas 88 ribu kilometer per segi di Suriah dan juga Irak.
 
"Di hari yang unik ini, kami mengenang ribuan martir yang telah berkontribusi terhadap kemenangan ini," lanjut dia, seperti dikutip dari laman BBC, Sabtu 23 Maret 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para pejuang SDF mengibarkan sejumlah bendera kuning di Baghouz, markas terakhir ISIS, untuk merayakan kemenangan mereka. Operasi penyerangan terakhir terhadap ISIS di Baghouz ini dimulai kembali sejak awal Maret, setelah memastikan sudah tidak ada lagi warga sipil di kota kecil tersebut.
 
Pergerakan SDF di Baghouz terhambat banyaknya warga sipil. Jaringan terowongan yang sengaja dibuat ISIS di Baghouz untuk meningkatkan mobilitas juga mempersulit upaya SDF.
 
SDF telah mengevakuasi ribuan orang dari Baghouz, yang banyak di antaranya adalah wanita dan anak-anak. Sejumlah warga negara asing juga dievakuasi dari markas terakhir ISIS tersebut.
 
Saat semakin terdesak, banyak militan ISIS yang memilih meninggalkan Baghouz. Namun sekelompok kecil militan masih bertahan dan menghadapi SDF dengan strategi ledakan bunuh diri dan bom mobil.
 
ISIS merupakan pecahan dari kelompok al-Qaeda di Irak setelah invasi Amerika Serikat di negara tersebut pada 2003. ISIS kemudian bergabung dalam pemberontakan melawan Presiden Suriah Bashar al-Assad di tahun 2011.
 
Tiga tahun setelahnya, ISIS merebut banyak wilayah di Suriah serta Irak dan mendeklarasikan kekhilafahan.
 
Jatuhnya kota Baghouz adalah momen krusial dalam peperangan global melawan ISIS. Pemerintah Irak telah mendeklarasikan kemenangan melawan ISIS pada 2017.
 
Namun sejumlah pihak meragukan ISIS sudah benar-benar dikalahkan. AS meyakini ISIS mungkin masih memiliki 15 ribu hingga 20 ribu sel aktif yang dapat beraksi sewaktu-waktu.
 
Sebelum SDF mengklaim kemenangan di Baghouz, ISIS merilis sebuah rekaman audio dari juru bicaranya, Abu Hassan al-Muhajir, yang menegaskan bahwa kekhilafahan belum berakhir.
 
Baca:Kekuatan ISIS Makin Menepis, Warga Sipil Dijadikan Tameng
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif