Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika Al Busyra Basnur. Foto: Dok.KBRI Addis Ababa.
Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika Al Busyra Basnur. Foto: Dok.KBRI Addis Ababa.

Wejangan Dubes Indonesia untuk Mahasiswa Ethiopia

Internasional Indonesia-Ethiopia
Fajar Nugraha • 16 Agustus 2019 08:15
Addis Ababa: Ethiopia dan Indonesia sama-sama memiliki komitmen yang tinggi dalam memajukan pendidikan dan memerangi pengangguran yang dihadapi generasi muda kedua negara.
 
Pengangguran juga menjadi tantangan di banyak negara lain di Asia dan Afrika, bahkan Eropa dan Amerika. Karena itu pemuda, terutama mahasiswa harus pandai dalam mempersiapkan diri mengatasi masalah dan tantangan global ini.
 
Hal itu dikatakan oleh Al Busyra Basnur, Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika dalam inspirational speech yang disampaikan dihadapan 200 orang mahasiswa yang berasal dari 24 perguruan tinggi di Ethiopia di Kedutaan Besar RI Addis Ababa, Kamis 15 Agustus 2019. Pada kesempatan itu, Dubes Al Busyra Basnur juga menobatkan 200 mahasiswa Ethiopia tersebut sebagai Friends of Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun perguruan tinggi asal mahasiswa tersebut adalah Addis Ababa University, Gondor University, Debre Tabor University, Debre Birhan University, Hope University College, Adama University, Addis Ababa Science and Technology, Jimma University, Bethel Medical College, Mekele University, Haromaya University, Bule Hora University, Addis Ababa Institute of Technology, St. Mary College, Debre Markos, Lead Star University, Adigrad University, Dilla University, Addis Ababa School of Commerce, Bahir Dar University, Hawasa University, Defence University of College of Health Science, Black Lion University dan Rift Valley University.
 
Wejangan Dubes Indonesia untuk Mahasiswa Ethiopia
Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika Al Busyra Basnur. Foto: Dok.KBRI Addis Ababa.
 

Acara itu diselenggarakan oleh KBRI Addis Ababa bekerjasama dengan Asosiasi Pemuda Ethiopia-Indonesia yang dipimpin oleh Kalewongel Tesfaye. Kalewongel yang juga CEO organisasi pemuda terkemuka Ethiopia, Youth to Youth juga akan menghadiri Indonesia Africa Infrastructure Dialogue (IAID) di Bali, 20-21 Agustus 2019.
 
Lebih lanjut Dubes Al Busyra dalam pidato inspirasionalnya itu menyampaikan empat pesan penting kepada mahasiswa Ethiopia yang semuanya akan menamatkan pendidikan mereka di perguruan tinggi masing-masing tahun 2020.
 
“Pertama, agar mahasiswa mengenal dan menggali dengan baik potensi yang ada dalam diri mereka. Kedua, menjadikan tantangan sebagai peluang untuk maju, ketiga, meningkatkan konektifitas dengan orang-orang dan berbagai lembaga penting dan keempat, memperluas pengetahuan global,” ujar Dubes Al Busrya, dalam keterangan tertulis KBRI Addis Ababa, yang diterima Medcom.id, Jumat, 16 Agustus 2019.
 
“Silakan, adik-adik mahasiswa melaksanakan empat pesan saya tersebut mulai dari tempat sini, Kedutaan Besar RI di Addis Ababa, karena disini ada kami dan banyak profesional Indonesia lainnya yang bermukim dan bekerja di Ethiopia,” kata Dubes Al Busyra yang disambut tempuk tangan meriah oleh mahasiswa.
 
Pada acara tersebut juga berbicara Taryat Suratman, General Manager Peace Success Industry Plc sister company PT Sinar Antjol, sebuah perusahaan Indonesia yang beroperasi di Ethiopia.
 
Taryat menyampaikan berbagai pesan dan nasehat penting kepada mahasiswa dalam hal cara mempersiapkan diri untuk bekerja di berbagai perusahaan swasta. Mayoritas pekerja di perusahaan yang dipimpin Taryat adalah anak muda Ethiopia.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif