PM Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)
PM Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)

Israel Tampik Tuduhan Sadap Ponsel di Gedung Putih

Internasional as-israel israel
Sonya Michaella • 13 September 2019 09:54
Tel Aviv: Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membantah laporan sebuah media bahwa Israel menyadap ponsel di area Gedung Putih. Senada dengan Netanyahu, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump juga membantah laporan itu.
 
"Saya tidak pernah memerintahkan arahan itu. Tidak ada kaitan Israel di AS dan tidak ada mata-mata. Laporan itu adalah rekayasa," kata Netanyahu, dikutip dari AFP, Jumat 13 September 2019.
 
Media online Politico baru-baru ini merilis laporan bahwa sejumlah pejabat AS meyakini Israel telah menyadap ponsel dengan mendirikan alat pemindai yang meniru menara telepon seluler. Menara ini digunakan untuk menyadap panggilan telepon dan teks.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Politico juga menyebut, perangkat pemindai itu sudah dipasang di Gedung Putih sejak 2017. Para pejabat juga menunjukkan hasil analisis dari FBI dan juga badan lain terhadap perangkat tersebut terhubung dengan agen intelijen Israel.
 
Sementara itu, Trump dengan tegas menampik tuduhan media tersebut. Ia berkata, Israel tidak mungkin memasang perangkat mata-mata di Gedung Putih.
 
"Saya tidak pernah berpikir bahwa Israel memata-matai kami. Saya tidak percaya," ujar Trump.
 
Menteri Luar Negeri dan Intelijen Israel, Israel Katz juga menolak laporan Politico. Dia mengatakan, Israel dan AS sering bekerja sama demi mencegah ancaman sekaligus meningkatkan keamanan kedua negara.
 
"Israel tidak melakukan spionase di Amerika. Kedua negara terus bekerja sama untuk meningkatkan keamanan," ungkap Katz.

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif