Kepala BPOM Penny K. Lukito disertai Dubes Andy Rachmianto sepakati kerja sama dengan industri farmasi Palestina. Foto: Dok. KBRI Amman
Kepala BPOM Penny K. Lukito disertai Dubes Andy Rachmianto sepakati kerja sama dengan industri farmasi Palestina. Foto: Dok. KBRI Amman

BPOM Bantu Palestina Kembangkan Kemampuan Pengawasan Obat

Internasional bpom indonesia-palestina
Fajar Nugraha • 09 Oktober 2019 20:08
Amman: Bantuan pembangunan kapasitas kembali diberikan untuk Palestina oleh Indonesia. Pengawasan obat-obatan menjadi salah satu topik yang menarik.
 
Ini yang dilakukan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Amman, Yordania bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Kedua lembaga bergabung menyelenggarakan ‘Training on Good Regulatory Practice in Medicines’ dalam kerangka ‘South-South Cooperation Program between Indonesia’s Food and Drug Authority, the National Medicine Regulatory Authorities of the State of Palestine and Jordan Food and Drug Administration’.
 
Pelatihan diikuti oleh 18 peserta dari otoritas pengawasan obat dan pelaku bisnis farmasi Palestina dan Yordania pada 5 hingga 6 Oktober. Di sela pelatihan tersebut juga dilakukan pertemuan bisnis antara perusahaan industri farmasi Indonesia dengan importir obat-obatan Yordania dan Palestina.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Setelah acara pembukaan pelatihan, Dubes RI Amman, Andy Rachmianto, dan Kepada BPOM, Penny K. Lukito, menyaksikan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) antara perusahaan farmasi Dexa Medica dengan Al Noor Drugs Store (Yordania) untuk pasokan obat diabetes, beberapa produk injeksi serta obat herbal modern. Selain itu, Dexa Medica menandatangani MuO dengan Annajah Medical Company & Pharmaceutical (Palestina), untuk mengimpor produk obat herbal modern dari Indonesia.
 
“Kepala BPOM bertemu dengan Menteri Kesehatan, Menteri Ekonomi Nasional Palestina dan beberapa pengusaha obat dan makanan, termasuk kunjungan ke salah satu industri obat Pharmacare di Ramallah,” ujar Dubes Andy, saat dihubungi Medcom.id, Rabu, 9 Oktober 2019.
 
“Dalam pertemuan, Kepala BPOM menyampaikan kesediaan membantu Palestina dalam mengembangkan kemampuan pengawasan obat dan makanan,” tuturnya.
 
“Atas permintaan pihak Palestina untuk mendirikan lembaga indepeden seperti BPOM di Palestina, (Kepala BPOM) Ibu Penny menyatakan kesiapan untuk pendampingan dan penguatan kapasitas dalam proses tersebut yangg akan dimulai dengan menyusun road map dan plan of action untuk tujuan tersebut,” imbuh Dubes Andy.
 
Sementara dilansir dari situs Kemlu.go.id, Direktur Utama PT. Ferron Pharmaceuticals-Dexa Group Krestijanto Pandji menyampaikan bahwa Dexa Medica secara resmi telah membuka kantor perwakilan di Amman, Yordania untuk menangani wilayah pasar di seluruh Timur Tengah dan Afrika Utara. Peresmian ini melengkapi kantor perwakilan yang telah lebih awal di buka untuk pasar Afrika Barat dan Afrika Tengah.
 
Selepas acara pembukaan pelatihan dan penandatanganan MoU tersebut, Kepala BPOM, berharap agar Yordania dan Palestina tidak hanya dapat meningkatkan kapasitas otoritas pengawasan obat serta pelaku pasar obat-obatan Palestina dan Yordania, namun sekaligus untuk memperkenalkan dan memasarkan produk industri obat-obatan Indonesia.
 
Pada kesempatan yang sama, Dubes RI Amman menyampaikan bahwa KBRI akan terus mengawal, menjaga dan meningkatkan komitmen dalam mendukung peningkatan kerja sama dan peningkatan kapasitas bagi Palestina. Dubes Andy mengharapkan agar Dexa Medica dan perusahaan industri farmasi lainnya untuk dapat memanfaatkan Yordania sebagai hub pembuka jalur distribusi pasar potensial di Timur Tengah serta memanfaatkan kesepakatan perjanjian perdagangan bebas (FTA) Yordania dengan negara-negara di lain seperti Amerika Serikat, Uni Eropa dan Kanada.
 
"Kolaborasi industri farmasi dengan mitra dari Yordania dan Palestina merupakan kerjasama penguatan hubungan bilateral antar negara dengan semangat ‘Indonesia Incorporated’,” pungkas Dubes Andy.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif