Bendera Hizbullah terlihat di desa Aitaroun, Lebanon, 26 Agustus 2019. (Foto: AFP/JALAA MAREY)
Bendera Hizbullah terlihat di desa Aitaroun, Lebanon, 26 Agustus 2019. (Foto: AFP/JALAA MAREY)

Hizbullah Tembak Jatuh 'Drone Israel' di Perbatasan Lebanon

Internasional hizbullah israel
Willy Haryono • 09 September 2019 19:37
Beirut: Kelompok Hizbullah mengaku telah menembak jatuh sebuah "drone Israel" yang mencoba menyeberangi perbatasan menuju Lebanon. Kabar disampaikan sepekan usai terjadinya konfrontasi singkat antara Hizbullah dan Israel.
 
Menurut pernyataan Hizbullah, dilansir dari AFP, Senin 9 September 2019, drone ditembak jatuh saat bertolak ke arah desa perbatasan Ramyeh. Hizbullah mengklaim drone itu kini sudah ada di tangan mereka.
 
Hingga saat ini, militer Israel belum mengomentari klaim Hizbullah tersebut.
 
Akhir Agustus lalu, Lebanon mengecam keras Israel atas jatuhnya dua drone di wilayah Beirut. Dua drone itu jatuh di lokasi terpisah di markas Hizbullah di Beirut selatan. Hizbullah mengaku tidak menembak jatuh kedua drone tersebut.
 
Sementara pada awal September, militer Israel mengaku telah memalsukan jumlah korban dalam pertempuran melawan Hizbullah. Sebelumnya, Hizbullah mengklaim telah berhasil menghancurkan sebuah kendaraan militer Israel dan membunuh orang-orang di dalamnya di dekat wilayah perbatasan pada Minggu 1 September. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pihak Israel kemudian membalas dengan menggunakan helikopter tempur dan artileri.
 
Sejumlah saluran televisi Israel menyiarkan tayangan sekelompok prajurit sedang menerima beberapa rekannya yang terluka dari sebuah helikopter. Namun menurut Tel Aviv, tujuan dari siaran itu adalah agar Hizbullah mengklaim kemenangan selama beberapa jam hingga situasi mereda.
 
Israel dan Hizbullah pernah bertempur hebat selama empat pekan pada 2006 yang menewaskan ratusan orang. Perang tersebut berakhir tanpa perjanjian damai.
 
Meski secara teknis masih berperang, belum pernah ada konflik terbuka antar keduanya dalam 13 tahun terakhir.
 
Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa langkah selanjutnya Israel tergantung dari perkembangan situasi di lapangan.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif