Jalan yang hancur akibat topan yang melanda Mozambik. Korban tewas saat ini mencapai 38 jiwa. (Foto: AFP).
Jalan yang hancur akibat topan yang melanda Mozambik. Korban tewas saat ini mencapai 38 jiwa. (Foto: AFP).

Topan Siklon Kenneth Sisakan Kehancuran di Mozambik

Arpan Rahman • 30 April 2019 06:43
Maputo: Warga diperintahkan pindah ke tempat yang lebih tinggi ketika banjir melanda Mozambik utara. Kawasan itu dihantam Topan Kenneth selama tiga hari terakhir.
 
Diekspose dari laman Sky News, Selasa 30 April 2019, diperkirakan hujan lebih lebat akan turun beberapa hari mendatang, ratusan ribu orang terancam.
 
Satu korban tewas tatkala banjir mulai mengisolir kota utama di wilayah itu pada Minggu. Sementara jumlah total korban tewas mencapai 38 jiwa. Warga di Pemba memohon bantuan mobil yang lewat ketika hujan deras terus turun.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mereka berteriak "Bantu kami, kami kehilangan segalanya" saat air deras membanjiri rumah mereka. Para wanita dan gadis-gadis digambarkan bertarung dan kalah buat menghadang arus deras dengan ember.
 
"Kami memperkirakan banjir yang menghancurkan,” tulis para relawan PBB, melalui Twitter.
 
Topan Kenneth melanda wilayah itu hanya enam pekan setelah Topan Idai menghantam Mozambik tengah, menewaskan lebih dari 600 orang. PBB mengatakan, hujan bisa turun dua kali lebih deras di kala badai baru menerpa.
 
Prakiraan cuaca mengatakan sebanyak sembilan inci -- sekitar seperempat dari curah hujan tahunan rata-rata -- dapat jatuh selama beberapa hari ke depan dan hingga empat inci diperkirakan dalam 24 jam ke depan, menurut lembaga meteorologi Mozambik.
 
Warga Pemba, Michael Fernando, 35, mengatakan: "Saya belum pernah melihat hujan seperti itu dalam hidup saya."
 
Ini kali pertama dalam sejarah yang tercatat bahwa negara Afrika selatan dilanda dua topan dalam satu musim -- memicu kekhawatiran bahwa perubahan iklim bisa disalahkan atas musibah ini.
 
“Setidaknya 38 orang tewas setelah Topan Kenneth menghantam sejak Kamis malam,” menurut pihak berwenang.
 
Lebih dari 160.000 orang terkena dampak di sebagian besar wilayah pedesaan. Banyak yang sudah terpapar dan kelaparan. Sekitar 35.000 rumah di bagian utara Cabo Delgado, Mozambik sudah hancur atau rusak parah.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif