Oposisi Turki Tantang Erdogan Muncul dalam Debat di Televisi
Muharrem Ince dalam kampanye besar-besaran di Ankara, Turki, 22 Juni 2018. (Foto: AFP/ZIYA KOSEOGLU)
Ankara: Rival utama dari Presiden Recep Tayyip Erdogan, Muharrem Ince, menantang sang kepala negara dalam kampanye besar-besaran di Ankara, Turki, Jumat 22 Juni 2018. Ia mengundang Erdogan untuk muncul dalam acara debat di televisi.

"Besok adalah malam terakhir. Jika Anda berani, hadapi saya," tegas Ince, seorang politikus dari Partai Republik Rakyat (CHP) yang berhaluan sekuler, kepada ribuan orang di ibu kota.

"Itu adalah proposal terakhir untuk Anda. Jika Anda mau, saya bahkan siap membatalkan kampanye di Istanbul. Mari, hadapi saya, mari berdebat di televisi," ungkap dia, seperti dilansir dari AFP.


Ini merupakan kampanye besar kedua Ince yang berlangsung hanya dua hari dari acara pertama. Pilpres Turki akan digelar pada 24 Juni.

Kampanye di Ankara terjadi satu hari usai Ince mengumpulkan ratusan ribu orang di kota Izmir. Ia dijadwalkan berkampanye di Istanbul pada Sabtu 23 Juni.

Erdogan, kandidat favorit dalam pilpres kali ini, telah menolak beberapa tawaran debat di televisi di masa lalu.

Ince memunculkan suasana segar dalam pilpres Turki kali ini, lewat sikap dinamis dan kemampuan berpidatonya. Banyak analis memprediksi Ince mampu memaksa Erdogan bertarung hingga ke putaran kedua pada 8 Juli.

Di Ankara, Ince menuduh kantor berita Anadolu dan TRT telah melakukan "kejahatan konstitusional" karena gagal bersikap adil.

"TRT menyiarkan Erdogan selama 181 jam, Muharrem Ince hanya 15 jam," sebut dia.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360