Puluhan warga Tanzania memadati ibadah kebaktian di sebuah gereja di kota Moshi, Tanzania, Sabtu 1 Februari 2020. (Foto: AFP/File)
Puluhan warga Tanzania memadati ibadah kebaktian di sebuah gereja di kota Moshi, Tanzania, Sabtu 1 Februari 2020. (Foto: AFP/File)

20 Orang Tewas Terinjak-injak dalam Kebaktian di Tanzania

Internasional Tanzania
Willy Haryono • 02 Februari 2020 20:03
Moshi: Sedikitnya 20 orang tewas terinjak-injak dalam ibadah kebaktian di ruang terbuka di sebuah gereja di Tanzania utara. Pejabat bernama Kippi Warioba mengaku khawatir jumlah korban tewas dapat terus bertambah.
 
"Sejauh ini, 20 orang tewas. Tapi jumlahnya bisa saja bertambah karena ada banyak korban luka," kata Warioba kepada kantor berita AFP, Minggu 2 Februari 2020. Ia menambahkan jumlah korban luka dalam insiden ini mencapai sedikitnya 16 orang.
 
Tragedi bermula saat sekelompok orang menghadiri ibadah misa yang dipimpin seorang tokoh ternama bernama Boniface Mwamposa. Peristiwa terinjak-injak terjadi saat Mwamposa menumpahkan "minyak suci" ke tanah, yang langsung diserbu semua orang di lokasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut sejumlah saksi mata, banyak orang meyakini minyak tersebut dapat menyembuhkan berbagai penyakit.
 
"Bonicafe Mwamposa menuangkan minyak suci ke tanah," kata seorang saksi mata, Jennifer Temu, kepada AFP.
 
"Puluhan orang terjatuh akibat terdorong massa, dan kemudian mereka terinjak-injak. Ada beberapa yang tewas. Kami menghitung ada sekitar 20 orang yang tewas," lanjut dia.
 
Seorang saksi mata lainnya, Peter Kilewo, juga melihat sekelompok orang yang saling menyikut agar bisa menyentuh minyak suci. Mwamposa melarikan diri dari lokasi saat melihat tragedi tersebut.
 
Kepala Kepolisian Tanzania Simon Sirro meminta Mwamposa untuk menyerahkan diri ke aparat keamanan. "Kami masih mencari dia," tutur Sirro ke saluran televisi TBC1.
 
"Polisi telah meluncurkan investigasi mengenai masalah ini, dan Mwamposa sebaiknya segera menyerahkan diri. Dia itu orang terkenal, tidak mungkin dia bisa selamanya melarikan diri," ungkap Sirro.
 
Presiden Tanzania John Magufuli telah mengeluarkan pernyataan belasungkawa atas kematian 20 orang di kota Moshi. Ia juga turut berduka atas tewasnya 20 orang dalam musibah banjir di wilayah Lindi sepanjang pekan ini.
 
"Saya turut berduka atas kematian warga Tanzania dalam dua peristiwa ini," sebut Magufuli.
 

(WIL)
TERKAIT
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif