medcom.id, Benghazi: Lima tentara angkatan bersenjata Libya tewas dalam bentrokan melawan kelompok mmilitan yang bersembunyi di pinggiran sebuah distrik yang baru direbut kembali di Benghazi.
Pasukan yang setia kepada Khalifa Haftar, panglima Tentara Nasional Libya (LNA), telah berperang dengan ekstremis dan militan lainnya di Benghazi sejak 2014.
Mereka sudah berhasil mengamankan sebagian besar kota, tetapi menderita banyak korban ketika mencoba merebut kembali beberapa distrik tersisa.
Setelah menduduki daerah yang sudah lama mereka kepung di distrik barat daya Ganfouda akhir bulan lalu, LNA terlibat kontak senjata guna menyingkirkan lawannya daerah bernama "Blok 12".
Dilansir Reuters, Kamis (2/2/2017), Milad al-Zwai, juru bicara LNA, mengatakan pada Rabu 1 Januari, bahwa "tahap pertama" mengamankan Blok 12 telah selesai setelah terjadinya bentrokan sengit dan serangan udara.
Saat ini LNA masih menghadapi perlawanan bersenjata di dua kawasan Benghazi utara, Souq al-Hout dan Sabri.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan