medcom.id, Jakarta: Juru Bicara Pemerintah Rusia Dmitry Peskov menyatakan Presiden Rusia Vladimir Putin akan melakukan perbincangan telepon dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
"Ya itu benar," ujar Peskov, seperti dikutip Reuters, pada Jumat (27/1/2017).
Pembicaraan tersebut mengawali normalisasi hubungan antara kedua negara. Sebelumnya, Krisis Ukraina membuat hubungan antara kedua negara renggang.
Trump memang bersimpati dengan Negara Beruang Merah tersebut. Dia mengkritik Barack Obama yang bersikap keras terhadap Rusia. Dia menyatakan sikap Obama merugikan kedua negara.
"Bukankah lebih baik bila kita membangun hubungan dengan negara lainnya? Bukankah lebih baik bila kita membangun hubungan dengan Rusia?" ucap Trump pada Juli lalu.
"Saya akan sepenuhnya mendukung hal tersebut," lanjut Trump.
Trump memenangkan pemilihan presiden AS pada November lalu. Dia disebut mendapat bantuan intelijen Rusia. Namun, dia membantah keras tuduhan tersebut.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan