NEWSTICKER
Tank jenis Merkawa milik militer Israel berada di dekat pagar perbatasan Jalur Gaza, 23 Februari 2020. (Foto: AFP)
Tank jenis Merkawa milik militer Israel berada di dekat pagar perbatasan Jalur Gaza, 23 Februari 2020. (Foto: AFP)

Israel Tembak Dua Warga Palestina Dekat Pagar Gaza

Internasional palestina israel
Willy Haryono • 23 Februari 2020 18:06
Gaza: Pasukan Israel menembak mati dua warga Palestina di dekat pagar yang memisahkan Jalur Gaza dengan wilayah pendudukan. Sejumlah warga Palestina juga terluka dalam insiden tersebut, saat mereka berusaha menghalangi sebuah alat berat milik Israel.
 
Dilansir dari Press TV, militer Israel mengklaim kedua warga Palestina itu sedang menaruh bom rakitan (IED) di sepanjang pagar perbatasan di wilayah timur kota Khan Yunis pada Minggu 23 Februari 2020 pagi waktu setempat.
 
Usai penembakan dua warga Palestina, sebuah buldoser milik Israel terlihat melintasi pagar Gaza. Menurut laporan kantor berita Wafa, buldoser itu melintasi pagar Gaza "secara sadis."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pusat Media Timur Tengah Internasional (IMEMC) mengatakan bahwa alat berat itu berulang kali melindas kedua jasad warga Palestina. Setelah itu, buldoser mencengkeram salah satu jasad, dan melemparkannya ke udara.
 
Sekelompok warga Palestina yang marah melempari buldoser itu dengan batu. Suara tembakan pun terdengar tak lama setelahnya.
 
Saat kelompok warga Palestina itu mulai membubarkan diri, buldoser Israel yang dikawal tank baja Merkava mengangkat salah satu jenazah dan membawanya ke wilayah pendudukan.
 
Kelompok Palestinian Islamic Jihad mengecam "kejahatan brutal" tersebut. "Kami akan membalas kematian para martir dengan menembaki Tel Aviv," ucapnya, merujuk pada nama ibu kota Israel.
 
Pekan kemarin, Menteri Urusan Militer Israel Naftali Bennett mengatakan bahwa pihaknya akan menumpuk sejumlah jenazah warga Palestina sebagai 'komoditas' agar para penguasa Hamas bersedia membebaskan empat warga Israel.
 
Kekerasan melonjak antar pasukan Israel dan kelompok penguasa Gaza usai Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan "Perjanjian Abad Ini" bulan lalu. Palestina mengecam keras perjanjian tersebut, yang dinilai terlalu menguntungkan Israel.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif