Dua tank IDF berlatih di Dataran Tinggi Golan, 7 Mei 2018. (Foto: AFP Photo/Jalaa Marey)
Dua tank IDF berlatih di Dataran Tinggi Golan, 7 Mei 2018. (Foto: AFP Photo/Jalaa Marey)

Tank Israel Serang Dua Situs Militer Hamas

Internasional palestina israel
Arpan Rahman • 09 Februari 2020 15:02
Gaza: Tank Israel menembaki dua situs militer kelompok Hamas di Jalur Gaza bagian utara pada Sabtu 8 Februari 2020. Militer Israel menyebut serangan tersebut sebagai balasan atas peluncuran roket dari Gaza.
 
Begitu roket itu menghantam sebuah area terbuka, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pun melancarkan serangan balasan. Serangan roket dari Gaza ke Israel tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka.
 
"Beberapa saat yang lalu, tank IDF menghantam dua posisi militer Hamas di Jalur Gaza utara. Ini merupakan respons atas roket yang diluncurkan ke arah Israel," kata IDF, disitat dari UPI, Sabtu 8 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Aksi saling serang antara Israel dan faksi Palestina -- meliputi roket dan juga balon peledak -- di Jalur Gaza meningkat sejak 28 Januari. Peningkatan terjadi usai Presiden Amerika Serikat Donald Trump merilis rencana perdamaian Palestina-Israel.
 
Rencana perdamaian itu, atau biasa disebut Trump sebagai "Perjanjian Abad Ini," dikecam keras Palestina karena dinilai terlalu menguntungkan Israel.
 
Dalam rencana perdamaian versi Trump, AS mengakui Yerusalem sebagai "ibu kota sepenuhnya" milik Israel. Trump menyebut nantinya Palestina boleh mendeklarasikan ibu kota di dalam Yerusalem yang dikuasai Israel.
 
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres menegaskan bahwa PBB adalah penjaga aturan internasional dalam konflik Palestina-Israel. Ia juga menekankan kembali posisi PBB terhadap Solusi Dua Negara (Two-State) Solution, sebuah ide yang didukung sebagian besar negara dunia.
 
Hamas dan Israel telah tiga kali berperang sejak 2008. Namun dalam setahun terakhir, Hamas dan Israel berangsur-angsur mulai membangun gencatan senjata informal. Di bawah perjanjian tak resmi ini, Yahudi mulai meringankan kebijakan blokade dan pengepungan yang selama ini diterapkan di Jalur Gaza.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif