Ilustrasi oleh Medcom.id.
Ilustrasi oleh Medcom.id.

Tiga Guru Tewas Dibunuh Militan Al-Shabaab di Kenya

Internasional kenya al-shabaab
Fajar Nugraha • 13 Januari 2020 18:00
Garissa: Kelompok militan Al-Shabaab membunuh tiga guru dan menculik lainnya di sebuah sekolah dasar di Kenya, Senin, 13 Januari 2020. Ini adalah insiden terbaru dalam serentetan serangan di wilayah itu.
 
Para penyerang juga membakar sebuah pos polisi dan merusak tiang-tiang telekomunikasi dalam serangan di Kamuthe, sekitar 40 kilometer selatan kota Garissa.
 
“Sekitar pukul 02:00 Minggu waktu setempat orang yang diduga milisi Al-Shabaab menyerang sekolah dasar Kamuthe, Pos Polisi Kamuthe, tiang telekomunikasi dan membunuh tiga guru,” kata satu pernyataan polisi, seperti dikutip AFP, Senin, 13 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tiang telekomunikasi sebagian rusak tetapi masih bisa beroperasi,” jelasnya.
 
Sebuah laporan terpisah polisi tentang insiden yang dilihat oleh AFP mengatakan, tiga guru yang tewas bukan berasal dari wilayah tersebut, dan seorang guru setempat diculik. Para penyerang menyelamatkan seorang perawat karena dia seorang wanita.
 
Sejak awal tahun ini, Al-Shabaab yang terkait dengan Al Qaeda telah meningkatkan serangan mereka di Kenya timur. Rangkaian serangan membuat sepanjang perbatasan Somalia dan polisi Kenya dalam siaga tinggi.
 
Pada 5 Januari, kelompok militan itu menyerbu ke pangkalan militer AS di wilayah pesisir Lamu, menghancurkan beberapa pesawat dan menewaskan tiga orang Amerika.
 
Dua hari kemudian mereka membunuh empat warga sipil, termasuk seorang anak, selama serangan terhadap tiang telekomunikasi di dekat Garissa.
 
Al-Shabaab mengeluarkan pernyataan Rabu lalu yang memperingatkan bahwa Kenya ‘tidak akan pernah aman’, mengancam wisatawan dan kepentingan AS di negara itu. Kelompok itu mengatakan Kenya harus menarik pasukannya dari Somalia sementara disaat masih memiliki kesempatan.
 
Kenya mengirim pasukan ke Somalia pada 2011 sebagai bagian dari misi penjaga perdamaian Uni Afrika yang berperang melawan Al-Shabaab. Negara itu telah menyaksikan beberapa serangan pembalasan brutal terhadap pasukannya di Somalia dan warga sipil di Kenya.
 
Minggu ini Kenya menandai satu tahun sejak pengepungan 15 Januari dari kompleks hotel Dusit kelas atas di Nairobi yang menewaskan 21 orang. Serangan sebelumnya telah menewaskan 67 orang di pusat perbelanjaan Westgate pada 2013 dan 148 di Universitas Garissa pada 2015.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif