Jonathon Hogg, 40, mengaku digigit saat berada dalam penerbangan Qatar Airways dari Doha menuju Afrika Selatan.
Dalam hitungan jam, racun laba-laba mulai menggerogoti kaki Hogg. "Rasa sakit itu belum pernah saya alami sebelumnya," kata dia.
"Pada saat saya sampai di rumah sakit kaki, luka saya terbuka lebar, ada nanah, dan warnanya hitam," seperti dikutip metro.co.uk, belum lama ini.
Hogg sempat mengira rasa sakit di kakinya itu adalah pegal biasa. Tetapi saat lukanya memburuk, dia menyadari ada sesuatu yang jauh lebih serius.
Gigitan terjadi pada saat Hogg mengambil cuti kerja untuk menjadi relawan di penangkaran orangutan di Kalimantan dan juga mengamati ikan hiu di Afrika Selatan.
Tim dokter mendiagnosis gigitan di kaki Hogg berasal dari laba-laba jenis brown recluse spider. Laba-laba ini memiliki bisa mematikan yang dapat membunuh korbannya.
Jika Hogg terlambat datang ke dokter, bukan tidak mungkin kakinya harus diamputasi.
Setelah pulih dari lukanya, Hogg langsung mengambil tindakan hukum terhadap maskapai karena dinilai lalai membiarkan adanya binatang beracun yang dapat membahayakan penumpang. (Nabila Gita)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News