Armando menarik minat banyak pencinta burung merpati dari seluruh dunia. (Foto: Pipa)
Armando menarik minat banyak pencinta burung merpati dari seluruh dunia. (Foto: Pipa)

Merpati 'Messi' Terjual Lebih dari Rp23 M di Pelelangan

Internasional peristiwa unik
Arpan Rahman • 19 Maret 2019 11:47
Knesselare: Seekor merpati yang disebut sebagai "Lionel Messi" di kalangan burung sejenis telah terjual seharga GBP1,25 juta atau setara Rp23,5miliar di balai lelang Pipa yang berbasis di Knesselare, Belgia.
 
Burung bernama Armando itu -- dimiliki seorang pria bernama Joel Verschoot -- adalah jenis merpati balap yang memiliki rekor "tak tertandingi." Saat dilelang, Armando menarik minat banyak orang dari seluruh dunia.
 
Rekor sebelumnya dari seekor burung yang terjual dalam acara lelang online adalah GBP376 ribu (Rp6 miliar) pada November lalu. Sementara dalam acara lelang offline, harga tertinggi mencapai GBP500 ribu untuk merpati bernama Mr Fantastic.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nikolaas Gyselbrech, pendiri dan direktur eksekutif Pipa, mengatakan Armando terjual dengan harga yang sangat tinggi karena rekor balapannya.
 
"Dalam dunia sepak bola, (Armando) ada di level Messi dan (Cristiano) Ronaldo," kata Gyselbrech, seperti dilansir dari laman Sky News, Senin 18 Maret 2019.
 
Harga Armando naik hingga sekitar GBP700 ribu oleh dua peserta lelang asal Tiongkok di jam-jam akhir acara. Pada akhirnya, Armando terjual seharga GBP1 miliar.
 
"Tidak ada siapapun di dunia merpati yang berpikir hal semacam itu akan terjadi," ucap Gyselbrecht.
 
Armando pensiun dari dunia balap pada usia lima tahun. Namun para pembeli tertarik pada potensi dari anak-anak Armando. Dalam acara lelang serupa, beberapa anak Armando terjual dengan harga fantastis.
 
Selain disamakan dengan "Lionel Messi," Armando juga disandingkan dengan "Lewis Hamilton" -- salah satu pembalap top Formula One.
 
"Saya tidak tahu apakah Lewis Hamilton adalah yang terbaik. Tapi mungkin Armando adalah (Michael) Schumacher. Merpati ini adalah yang terbaik," ungkap Gyselbrecht.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif