Kucing bernama Kunkush ini menjalani jalur yang berbahaya hingga bertemu dengan pemiliknya. Pada awalnya, kucing itu ikut bersama dengan keluarga majikannya yang menyelamatkan diri dari Irak menuju Yunani.
Keluarga majikan Kunkush menggunakan perahu ketika menyeberang dari Turki ke Yunani. Namun Kunkush terpisah, di saat dirinya melarikan diri ketika perahu yang ditumpangi menyentuh daratan.
Majikan Kunkush puh berupaya untuk mencari kucing itu. Setelah beberapa jam pencarian mereka akhirnya menyerah dan melanjutkan perjalanan ke Eropa tanpanya.
Namun kucing berbulu putih itu baru berhasil dilacak tiga tahun kemudian. Dia tampak berkeliaran di Desa Skala, Yunani.
Penduduk setempat pun mengenali Kunkush sebagai kucing pengungsi. Untuk itu, seorang pecinta binatang merancang cara untuk mengembalikan kucing itu kepada keluarganya.
Amy Shrodes dan Ashley Anderson membuat akun Facebook untuk Kunkush. Sementara situs GoFundMe berhasil mengumpulkan dana sebesar 1.000 poundsterling untuk kucing itu.
"Saya sadar seberapa besar arti harapan bagi seseorang yang tidak memiliki apapun. Keluarga ini pasti berupaya keras untuk membawanya kembali," ujar Shrodes, seperti dikutip ABC News, Sabtu (20/2/2016).
"Tidak benar rasanya tidak memberikan kesempatan bagi mereka, setidaknya mengetahui bahwa kucingnya dalam kondisi baik," lanjutnya.
Shrodes akhirnya membuat paspor binatang untuk Kunkush dan menerbangkannya ke Berlin, Jerman pada Januari. Di Berlin, relawan melanjutkan pencarian majikan Kunkush.
Ajaibnya, lima minggu kemudian, satu keluarga mengontak relawan itu dan mengonfirmasi bahwa mereka adalah pemiliknya. Kucing itu bertemu lagi melalui Skype dan kemudian Kunkush diantarkan dari Berlun ke rumah baru majikannya di Steinkjer, Norwegia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News