Ilustrasi perkiraan tulang belulang hewan herbivor Pareisaur. (Foto: SWNS)
Ilustrasi perkiraan tulang belulang hewan herbivor Pareisaur. (Foto: SWNS)

Herbivor 'Buruk Rupa' Ini Hidup di Bumi sebelum Dinosaurus

Willy Haryono • 21 Februari 2016 16:37
medcom.id, Bristol: Jauh sebelum dinosaurus, hewan pemakan tumbuhan atau herbivor bernama pareisaur hidup di Bumi. Tulang belulang mereka dideskripsikan sebagai "fosil reptil paling buruk rupa' dengan wajah dan tubuh yang dipenuhi benjolan-benjolan bertulang. 
 
Herbivor ini memiliki panjang tubuh dua hingga tiga meter, dengan tubuh besar berbentuk seperti gentong, tangan dan kaki pendek serta kepala kecil dengan gigi-gigi mini. 
 
Berdasarkan investigasi tim arkeolog Universitas Bristol di Inggris, pareisaur rupanya dapat bepergian ke seluruh dunia meski gerakannya relatif lambat. 

Pareisaur dilaporkan hidup di Afrika Selatan, beberapa negara Eropa termasuk Skotlandia, Tiongkok dan Amerika Selatan. Belum diketahui pasti apakah ada grup berbeda dari pareisaur di masing-masing benua.
 
Studi terbaru menunjukkan kemiripan antara fosil pareisaur yang ditemukan di Tiongkok dengan fosil di Rusia da Afsel. Peneliti meyakini hewan ini hidup di area rendah dan lembab, dan hidup dengan memakan banyak tumbuhan rendah nutrisi. 
 
Meski belum ditemukannya fosil kotoran atau isi perut untuk mendukung teori tersebut, fosil di Rusia mengindikasikan mereka menelan lumpur halus untuk mendinginkan diri dan menghalau parasit. 
 
Spesies pareisaur di Tiongkok sudah punah bersama tipe lainnya di seluruh dunia sekitar 252 juta tahun lalu. Hujan asam dan pemanasan global, yang disebabkan erupsi vulkanik masif di Rusia, telah membunuh 90 persen pareisaur ketika itu. Tanpa ada hutan, daratan kehilangan tanah karena tersapu ke laut. Temperatur atmosfer dan lautan meningkat seiring naiknya level karbondioksida dan metana ke level berbahaya. Hal ini membunuh banyak makhluk hidup. 
 
Rangkaian peristiwa itu membunuh pareisaur, mengakhiri kehidupan mereka di Bumi. 
 
Herbivor Buruk Rupa Ini Hidup di Bumi sebelum Dinosaurus
(Rahang bawah Pareisaur. Foto: SWNS)
 
"Hingga saat ini, enam spesies pareisaur berasal dari Tiongkok, sebagian besar dari bebatuan Permian di sepanjang tepi Sungai Kuning antara Shaanxi dan provinsi Shanxii," kata profesor Mike Benton, seperti dilansir Mirror.co.uk, belum lama ini. 
 
Benton mempelajari semua spesies pareisaur di beberapa museum di Beijing, dan mengunjungi satu per satu fosil itu berasal. Ia menyebut ada tiga spesies pareisaur yang memiliki rentang usia antara satu hingga dua juta tahun. 
 
Studi mengenai pareisaur sudah diterbitkan dalam Zoological Journal of the Linnean Society.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan