NEWSTICKER
Pesawat milik maskapai di sebuah bandara di Prancis. Foto: AFP.
Pesawat milik maskapai di sebuah bandara di Prancis. Foto: AFP.

Penumpang Serang Awak Kabin, Penerbangan EasyJet Dialihkan

Internasional pesawat
Arpan Rahman • 06 Agustus 2019 15:50
London: Polisi terpaksa mengawal keluar dua penumpang dari pesawat EasyJet setelah mereka diduga agresif terhadap awak dan kru penerbangan lainnya.
 
Penerbangan dari Bandara Gatwick di London ke Gibraltar dialihkan ke Bordeaux, Prancis, tempat polisi mengawal kedua penumpang. Penerbangan dijadwalkan mendarat di Gibraltar pukul 20.35 Senin, namun kedatangannya tertunda akibat insiden itu.
 
Cuplikan dari pesawat menunjukkan awak pesawat lain bersorak ketika petugas naik dan berjalan menuju pasangan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Beberapa penumpang mengatakan 'au revoir' (selamat tinggal) ketika keduanya, pria dan wanita, dituntun keluar dari pesawat.
 
Emma-Claire Wilson, yang terbang dari Gibraltar kembali ke Inggris dengan pesawat yang sama. "Begitu penerbangan mendarat, penumpang bersorak ketika mereka turun dari pesawat melewati kami,” ujar Wilson, kepada Mirror, Selasa 6 Agustus 2019.
 
"Staf dalam penerbangan itu sangat jujur kepada kami ketika kami berada di pesawat dan memberi tahu kami sepenuhnya bahwa pasangan itu diturunkan di Prancis karena agresi dan kekerasan terhadap awak yang membuat penerbangan tidak aman untuk dilanjutkan," sambungnya.
 
Dia memuji awak kabin dan staf di Bandara Internasional Gibraltar untuk profesionalisme mereka.
 
Seorang juru bicara EasyJet mengatakan: "Kami dapat mengkonfirmasi bahwa penerbangan EZY8905 dari London Gatwick ke Gibraltar perlu dialihkan ke Bordeaux dan polisi dipanggil akibat dua penumpang berperilaku mengganggu."
 
"Keselamatan dan kesejahteraan penumpang dan kru kami selalu menjadi prioritas utama kami. Awak kabin kami dilatih untuk menilai semua situasi dan bertindak cepat dan tepat demi memastikan bahwa keselamatan penerbangan dan penumpang lain tidak terganggu," lanjutnya.
 
"Meskipun insiden seperti itu jarang terjadi, kami menanggapinya dengan sangat serius dan tidak mentolerir perilaku kasar atau mengancam terhadap staf kami," pungkasnya.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif