Nikko Jenkins meyakini dirinya dibisiki Apophis, dewa mitologi Mesir yang berbentuk ular raksasa. Dia pun menyayat kemaluannya sendiri dengan silet.
Pria yang membunuh empat orang pada 2013 itu juga berusaha memotong lidahnya agar mirip ular dan mengoleskan darahnya sendiri ke dinding penjara.
Sipir penjara mengaku tidak tahu bagaimana Jenkins bisa mendapatkan benda tajam di sel tahanan khusus.

(Nikko Jenkins)
"Tidak ada yang tahu bagaimana dia bisa mendapatkannya. Ini masih menjadi misteri bagi saya," ujar salah satu sipir, Marshall Lux, seperti dikutip Mirror.co.uk, Sabtu (3/10/2015).
Aksi nekat Jenkins berakhir dengan 27 jahitan di bagian kemaluan. Sebelumnya, dia sempat mengukir angka '666' di jidatnya. Namun karena dia membuatnya sambil melihat cermin, hasil ukirannya justru menjadi '999.'
Jenkins mengaku melakukan semua aksinya di penjara atas perintah dewa ular. Namun, beberapa psikolog berpendapat Jenkins kemungkinan besar mengidap penyakit schizophrenia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News