Sekolah dari St. James Catholic School di Los Angeles, tempat Mary Margaret Kreuper menggelapkan dana. Foto: AFP
Sekolah dari St. James Catholic School di Los Angeles, tempat Mary Margaret Kreuper menggelapkan dana. Foto: AFP

Biayai Kebiasaan Judi, Biarawati Gelapkan Dana Hingga Rp11,9 Miliar

Internasional Amerika Serikat perjudian peristiwa unik
Fajar Nugraha • 10 Juni 2021 11:04
Los Angeles: Seorang biarawati di Los Angeles, Amerika Serikat (AS) yang mengambil sumpah kemiskinan mengaku bersalah atas tuduhan karena mencuri lebih dari USD800.000 atau sekitar Rp11,9 miliar. Uang itu digunakannya untuk membayar kebiasaan berjudi.
 
“Mary Margaret Kreuper, didakwa dengan satu tuduhan penipuan kawat dan satu tuduhan pencucian uang,” kata kantor Kejaksaan AS, seperti dikutip New Zealand Herald, Kamis, 10 Juni 2021.
 
Jaksa mengatakan bahwa dalam kesepakatan pembelaan kepala sekolah dasar yang sekarang sudah pensiun itu mengakui bahwa  dia menggelapkan sekitar Rp11,9 miliar hingga 2018. Uang yang digelapkan dalam bentuk sumbangan, uang sekolah dan uang biaya sekolah dari St. James Catholic School, di pinggiran LA Torrance.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kreuper, yang menjadi kepala sekolah selama 28 tahun, mengendalikan rekening di Credit Union, termasuk rekening tabungan untuk sekolah dan rekening yang didirikan untuk membayar biaya hidup para biarawati yang dipekerjakan oleh sekolah itu," ucap kantor Kejaksaan AS.
 
“Dalam persetujuan pembelaannya, Kreuper mengakui mengalihkan uang untuk membayar pengeluaran pribadi. Ini termasuk biaya kartu kredit dan biaya perjudian besar yang dikeluarkan di kasino," sebut kantor pengacara AS.
 
Kreuper bisa menghadapi 40 tahun penjara federal.
 
Sebuah pernyataan dari pengacaranya mengatakan, “Kreuper sangat menyesal atas apa yang terjadi dan telah bekerja sama dengan penegak hukum dan Keuskupan Agung Katolik Roma Los Angeles”.
 
“Kreuper menjadi biarawati pada usia 18 tahun,” tutur pernyataan itu.
 
"Sayangnya, di kemudian hari dia menderita penyakit mental yang mengaburkan penilaiannya dan menyebabkan dia melakukan sesuatu yang tidak akan dia lakukan. Dia sangat menyesal atas segala kerusakan yang dia sebabkan,” pungkas pihak kejaksaan.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif