Ilustrasi salamander raksasa sebesar mobil dengan bentuk kepala mirip dudukan toilet yang hidup ratusan juta tahun silam - livescience
Ilustrasi salamander raksasa sebesar mobil dengan bentuk kepala mirip dudukan toilet yang hidup ratusan juta tahun silam - livescience

Salamander Sebesar Mobil Pernah Jadi Raja Sungai

Willy Haryono • 26 Maret 2015 15:15
medcom.id, Birmingham: Seekor "salamander super" sebesar mobil dengan kepala seukuran dudukan toilet pernah hidup di sejumlah sungai sekitar 220 hingga 230 juta tahun lalu. 
 
Sebuah tim ilmuwan internasional menemukan beberapa tengkorak dan tulang belulang lainnya, termasuk bagian tangan, bahu dan tulang belakang, dari salamander raksasa di sebuah sungai di wilayah selatan Portugal. 
 
Dari analisis tulang belulang, ilmuwan mengklasifikasikan hewan tersebut sebagai spesies baru metoposaurid, sebuah grup amfibi besar yang sudah punah. 

"Sebagian besar amfibi modern berukuran kecil dan tidak berbahaya. Namun saat di zaman Triassic, pemangsa berukuran masif ini membuat danau dan sungai menjadi tempat yang sangat menakutkan," ucap Richard Butler, salah satu peneliti dari Universitas Birmingham, Inggris, seperti dilansir livescience.com, belum lama ini. 
 
Seperti metoposaurid lainnya, amfibi ini memiliki tulang tengkorak besar dengan ratusan gigi tajam. Saat mulutnya menutup, kepala salamander itu "benar-benar mirip dudukan toilet," sebut ilmuwan lainnya, Steve Brusatte dari Universitas Edinburg di Skotlandia. 
 
"Tengkoraknya berbentuk melingkar. Sementara tangan dan kakinya yang mini mengindikasikan hewan ini kurang leluasa bergerak di darat, dan lebih sering menghabiskan waktu di air," sambung dia. 
 
Tim gabungan ini menduga sekelompok salamander raksasa bernama Metoposaurus algarvensis ini mati karena suatu hal di tempat yang sama. Karena mati bersamaan, banyak tulang belulang dari beberapa salamander yang masih utuh. 
 
"Kami menemukan suatu situs dimana hewan-hewan ini mati bersama. Dengan kata lain, seperti menemuka kuburan massal," tutur Brussate.
 
Saat ini, banyak hewan dari keluarga salamander kuno itu yang masih hidup, termasuk buaya, kadal dan tentu saja salamander modern. 
 
Salamander raksasa, bersama hewan dari grup metoposaurid dan separuh spesies hewan lainnya di muka bumi, punah di akhir periode Triassic sekitar 201 juta tahun lalu. Menurut tim ilmuwan gabungan, kepunahan massal ini mengawali bermunculannya dinosaurus.
 
Brussate dan Butler, bersama Octavio Mateus dari New University di Lisbon dan J. Sebastien Steyer dari Pusat Riset Ilmiah Nasional Prancis, memaparkan analisis salamander raksasa ini secara mendetail di Journal of Vertebrate Paleontology.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan