Seekor biawak. Foto: Yahoo News
Seekor biawak. Foto: Yahoo News

Kasus Aneh di India, 4 Orang Ditahan Usai Perkosa Seekor Biawak

Internasional India Hewan Buas Penyiksaan Hewan
Fajar Nugraha • 15 April 2022 19:04
Maharashthra: Sebanyak empat pria di India telah ditangkap setelah salah satu ponsel tersangka ditemukan berisi video pemerkosaan beramai-ramai terhadap kadal monitor Bengal atau sejenis biawak. Kejadian itu berlansung di Penangkaran Harimau Sahydari di Maharashthra, India.
 
“Rekaman CCTV dari Departemen Kehutanan Maharashtra menunjukkan empat pria bersembunyi di sekitar hutan dan masuk tanpa izin ke Penangkaran Harimau Sahydari. Lokasi itu dibuat oleh pemerintah India pada 2008 untuk melestarikan harimau Bengal,” laporan dari NDTV, Jumat 15 April 2022.
 
Selain video pria yang melakukan pelecehan seksual terhadap biawak, petugas juga menemukan foto berbagai hewan seperti landak dan rusa di ponsel pria tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Biawak dapat tumbuh hingga dua meterkaki panjangnya dan beratnya hampir tujuh kilogram. Mereka saat ini dikategorikan sebagai spesies cadangan di bawah Undang-Undang Perlindungan Satwa Liar tahun 1972.
 
“Penjaga hutan awalnya hanya menangkap satu tersangka, sementara yang lain melarikan diri. Tiga sisanya kemudian ditemukan di Desa Hativ di distrik Ratnagiri di Maharashtra,” imbuh laporan itu.
 
Para pejabat mengatakan orang-orang itu datang ke desa Chandoli Kolhapur dari Konkan untuk berburu.Empat pemburu telah diidentifikasi sebagai Sandeep Tukram, Pawar Mangesh, Janardhan Kamtekar dan Akshay Sunil.
 
Kasus ini dibawa ke Pengadilan Pidana India untuk membahas tindakan hukum yang tepat dan dakwaan terhadap keempat pria tersebut.
 
Menurut KUHP India, Bagian 377 menyatakan bahwa siapa pun yang secara sukarela melakukan hubungan seksual dengan binatang “akan dihukum dengan penjara seumur hidup, atau dengan hukuman penjara untuk jangka waktu yang dapat diperpanjang hingga sepuluh tahun, dan juga akan bertanggung jawab sepenuhnya.”
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif