Tanda lahir muncul di tengah-tengah dahi Hanru, meskipun dia lahir pada 11 November, tanda itu mungkin menunjukan bahwa ia direncanakan untuk memasuki dunia 24 jam kemudian.
Awalnya keluarganya tidak menyadari tanda itu karena larut dalam kegembiraan menyambut kedatangannya ke dunia.
Bahkan, neneknya Catherine Jooste, 70, mengatakan bahwa mereka lama menyadari adanya nomor tersebut.
"Putri bungsu saya adalah orang pertama yang melihatnya dan dia mengatakan ada angka 1 dan 2 di dahinya. Kami tidak khawatir tentang hal itu, dokter mengatakan akan memudar saat ia semakin dewasa," ujar nenek Hanru, seperti dikutip Mirror, Rabu (13/4/2016).
Keluarga dari kota Johannesburg di Afrika Selatan itu mengatakan mereka telah begitu terbiasa dengan tanda lahir, maka mereka hampir tidak menyadarinya dan itu tidak menghalangi mereka berbahagia atas kelahiran Hanru.
Sementara ahli kulit Patrice Hyde mengatakan kepada surat kabar bahwa bayi dapat mengembangkan tanda lahir sebelum atau segera setelah lahir.
"Hemangioma adalah sekelompok pembuluh darah kecil yang tumbuh di kawasan tertentu pada kulit dan itu sebabnya mereka biasanya menjadi merah atau ungu," tutur Hyde.
"Pembuluh darah adalah tabung kecil yang membawa darah ke seluruh tubuh. Tidak ada yang tahu apa yang menyebabkan pembuluh darah berkelompok, tapi baik untuk mengetahui bahwa sebagian besar tanda lahir bukan tanda dari penyakit apapun dan biasanya tidak memiliki rasa sakit sama sekali," lanjutnya.
Hyde menambahkan bahwa sebagian besar tanda lahir biasanya memudar atau hilang sepenuhnya, tetapi ada beberapa trik dan solusi untuk menghapusnya jika mereka mengganggu atau tak sedap dipandang.
Dia mengatakan Kortikosteroid adalah salah satu cara yang paling umum digunakan untuk menyingkirkan tanda lahir. Mereka bisa disuntikkan langsung ke dalam tanda lahir atau diambil secara perlahan.
Obat biasanya memperlambat pertumbuhan tanda lahir dan dapat membuat mereka menyusut. Cara lain termasuk terapi laser dan operasi pengangkatan jika mereka gagal untuk memudar seiring waktu berjalan.
(Nabila Gita)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News