Ilustrasi pengurus jenazah yang melakukan kremasi korban covid-19. Foto: BBC
Ilustrasi pengurus jenazah yang melakukan kremasi korban covid-19. Foto: BBC

Pembunuh India Samarkan Korban sebagai Jenazah Pasien Covid-19

Internasional pembunuhan pasutri India Virus Korona pandemi covid-19
Fajar Nugraha • 02 Juli 2021 09:05
New Delhi: Sebanyak lima gangster di India menyamar sebagai garda depan untuk menyembunyikan mayat seorang pria yang telah mereka bunuh. Mereka bermaksud menghilangkan jejak kejahatan dengan membuang mayatnya sebagai korban covid-19.
 
Menurut Today Online, pria itu berutang empat juta rupee atau sekitar Rp779 juta kepada geng tersebut dan diundang ke pesta oleh geng tersebut. Informasi lebih lanjut tentang kematian korban tidak tersedia tetapi polisi mengatakan bahwa pria itu mati lemas.
 
Kelima anggota komplotan itu kemudian mengenakan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dan memasukkan mayat ke dalam kantong mayat agar tidak tertangkap. Mereka kemudian mendaftarkan orang yang meninggal dengan nama palsu dan mengkremasi jasadnya di sebuah fasilitas di kota utara Agra.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Agar tidak ketahua mereka memakai alat APD dan menggunakan kantong jenazah untuk berkemas dan mengangkut jenazah ke tempat kremasi,” kata kepala polisi setempat Muniraj G, seperti dikutip Today Online, Jumat 2 Juli 2021
 
“Kelima terdakwa telah mengakui kejahatan mereka,” ungkapnya.
 
Salah satu pria itu telah ditangkap setelah mendapat informasi dari seorang informan.
 
India masih menderita gelombang ketiga infeksi virus korona dengan rata-rata lebih dari 1.000 orang meninggal setiap hari. Rumah sakit dan krematorium kewalahan dengan rata-rata kasus baru menjadi angka 40 ribu setiap hari.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif