Pesawat luar angkasa Hayabusa milik Jepang berada di dekat asteroid bernama Itokawa - AFP /Akihiro IKESHITA / JAXA /
Pesawat luar angkasa Hayabusa milik Jepang berada di dekat asteroid bernama Itokawa - AFP /Akihiro IKESHITA / JAXA /

Kuak Misteri Alam Semesta, Jepang Luncurkan 'Pemburu Asteroid'

Willy Haryono • 03 Desember 2014 15:10
medcom.id, Tanegashima: Agensi luar angkasa Jepang meluncurkan misi luar angkasa ambisius untuk memburu asteroid dan mengambil sampel bebatuan. Misi ini bertujuan mengetahui misteri kelahiran alam semesta.
 
'Pemburu Asteroid' Jepang resmi meluncur dari Pusat Luar Angkasa Tanegashima, Rabu (3/12/2014). Hayabusa2 akan melakukan petualangan di luar angkasa selama lebih kurang enam tahun.
 
Pesawat seharga USD260 juta atau setara Rp3,1 triliun ini menggunakan mesin ion, yakni suatu sistem yang menggunakan listrik untuk mempercepat partikel bahan bakar.

"Mesin ini mampu menghasilkan dorongan jet dengan kecepatan 30 hingga 40 kilometer per detik," ucap Dokter Francisco Diego dari University College London, seperti dilaporkan aljazeera.com.
 
Perjalanan yang akan ditempuh Hayabusa2 berkisar lebih dari lima miliar kilometer. Selama 2,5 tahun ke depan, pesawat milik Matahari Terbit ini akan berusaha mendekat asteroid 1999 JU3, yang berada di antara Bumi dan Mars.
 
Hayabusa2 akan mempelajarinya 1999 JU3 selama 18 bulan. Hayabusa2 akan menembakkan peluru berkecepatan tinggi untuk mengambil sampel bebatuan dan juga menurunkan robot kecil ke permukaan asteroid.
 
Setelah semua misi selesai, Hayabusa2 akan bertolak pulang, dan diharapkan dapat kembali tiba di Bumi pada 2020.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan