Seekor lalat buah diyakini mampu menggantikan peran anjing pelacak dalam mendeteksi bahan peledak dan narkotika - Mirror/Getty
Seekor lalat buah diyakini mampu menggantikan peran anjing pelacak dalam mendeteksi bahan peledak dan narkotika - Mirror/Getty

Lalat Buah Dapat Gantikan Peran Anjing Pelacak

Willy Haryono • 27 November 2014 11:46
medcom.id, Sussex: Lalat buah dapat dimanfaatkan sebagai hewan untuk melawan kejahatan, dan mungkin juga menggantikan peran anjing pelacak dalam mencari bahan peledak dan narkotika.
 
Sekelompok ilmuwan meyakini reseptor dan indra penciuman lalat buah dapat menjadi inspirasi sistem pendeteksi generasi mendatang.
 
Selama ini lalat buah terbukti mampu mendeteksi aroma minuman anggur. Peneliti di Universitas Sussex, Inggris, terkejut karena hewan terbang itu juga mampu mendeteksi aroma bahan peledak dan barang selundupan lainnya.

Ketepatan penciuman lalat buah disebut jauh lebih akurat ketimbang sensor metal oksida yang biasa digunakan saat ini.
 
Dalam studi yang dirilis di jurnal Bioinspiration dan Biomimetics, disebutkan teknologi 'hidung elektronik' atau e-noses yang menyerupai indra penciuman hewan, sudah di depan mata.
 
"Anjing dapat mencium narkotika dan orang telah melatih lebah untuk mendeteksi bahan peledak," ujar Profesor Thomas Nowotny seperti dikutip Mirror.co.uk, Rabu (26/11/2014).
 
"Sementara lalat buah, kami menemukan bahwa mereka mampu mengenali banyak bau-bauan dengan tingkat akurasi tinggi. Fakta ini mengejutkan kami," sambung dia.
 
Tujuan jangka panjang riset ini adalah 'menciptakan ulang' hidung binatang untuk diterapkan pada teknologi tertentu. Selain di bidang kriminal, teknologi ini juga dapat mengukur kualitas makanan dan lingkungan.
 
Teknologi e-noses bahkan dapat diterapkan pada industri minuman anggur, atau memonitor aktivitas gunung berapi dan mendeteksi hama di bidang agrikultur.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan