Jejak kaki sauropod di Walmadany (James Price Point) di Australia. (Foto: Damian Kelly)
Jejak kaki sauropod di Walmadany (James Price Point) di Australia. (Foto: Damian Kelly)

Jejak Kaki Dinosaurus Terbesar Ditemukan di 'Jurassic Park Australia'

Internasional satwa dinosaurus fosil binatang purba
Willy Haryono • 28 Maret 2017 12:05
medcom.id, Canberra: Tim ilmuwan merilis detail dari jejak kaki dinosaurus terbesar yang ditemukan di suatu area yang mendapat julukan "Jurassic Park Australia."
 
Jurassic Park adalah judul film fiksi ilmiah yang menceritakan kehidupan dinosaurus di sebuah taman. Dalam film itu, dinosaurus yang punah jutaan tahun lalu dihidupkan kembali melalui rekayasa DNA.
 
Sebuah tim paleontolog mengidentifikasi 21 jejak kaki dinosaurus berbeda, termasuk satu yang terkonfirmasi dari jenis stegosaurus di Australia. Jejak-jejak itu ditemukan di sebuah pesisir terpencil di utara Broome.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Tidak ada tempat lain lagi di mana dapat ditemukan begitu banyak jejak kaki dinosaurus selain di Walmadany (James Price Point)," kata Dokter Steve Salisbury, kepala tim paleontolog, seperti dikutip Telegraph.co.uk, Senin 27 Maret 2017.
 
Walmadany (James Price Point) adalah wilayah yang terletak sekitar 40 kilometer dari Broome.
 
Jejak Kaki Dinosaurus Terbesar Ditemukan di 'Jurassic Park Australia'
Jejak kaki dinosaurus di Walmadany. (Foto: Damian Kelly)
 
"Ini seperti tempat yang ajaib, Jurassic Park di Australia, dalam sebuah lingkungan alam liar yang luar biasa," sambung dia.
 
Jejak kaki Sauropod juga ditemukan di area Kimberley, wilayah utara Australia Barat. Panjang jejak kaki itu mencapai 1,7 meter. Jejak kaki dinosaurus sepanjang 106 sentimeter ditemukan tahun lalu di Mongolia, yang diyakini sebagai terbesar sepanjang sejarah.
 
Salisbury menjelaskan kepada ABC News bahwa jejak kaki sepanjang 1,7 meter mengindikasikan hewan-hewan ini "kemungkinan memiliki tinggi 5,3-5,5 meter dari kaki hingga ke bagian pinggang, yang tentu saja sangat besar."
 
Serangkaian jejak yang ditemukan itu "diyakini lebih tua" dari sebagian besar fosil yang ditemukan di pesisir timur Australia. Usia jejak itu berkisar 115 hingga 90 juta tahun lalu.
 
Riset terbaru mengenai jejak kaki ini dilakukan tim paleontolog dari Universitas Queensland dan Universitas James Cook. Riset ini telah diterbitkan di 2016 Memoir of the Society of Vertebrate Paleontology.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif