Warna cokelat ini berasal dari kayu manis yang menutupi jalan-jalan utama di Copenhagen dan sejumlah kota besar Denmark lainnya.
Ketika seorang pria atau wanita berusia 25 tahun dan belum menikah, serta tak punya kekasih, sudah menjadi tradisi di Denmark di mana tubuhnya akan ditabrui bubuk kayu manis oleh teman dan keluarganya.
Dilansir dari Independent, Selasa 20 Februari 2018, tradisi tersebut sudah berlangsung di Denmark selama ratusan tahun dan masih dipertahankan hingga sekarang.
Mereka juga akan tak segan untuk menyiramkan air ke tubuh pria atau wanita jomblo tersebut agar bubuk kayu manis bisa melekat dengan sempurna.
Bahkan, jika ada seseorang yang berulang tahun ke-25 dan masih jomblo, teman-teman dan keluarganya akan melemparinya dengan kayu manis.
Namun, jika di usia 30, seseorang di Denmark juga belum menikah, lemparan kayu manis ini akan berubah menjadi lemparan bubuk merica.
Meski terlihat seperti "hukuman" sosial dan tradisi, siraman kayu manis ini hanyalah lelucon bersama teman-teman ketika para pria dan wanita memasuki usia matang, namun belum memiliki pacar atau merencanakan pernikahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News