Ilustrasi pengadilan. ANTARA
Ilustrasi pengadilan. ANTARA

Pria di Malawi Dihukum setelah Lakukan Ritual Seks dengan 104 Wanita

Internasional pemilu afrika
Whisnu Mardiansyah • 19 November 2016 20:57
medcom.id, Malawi: Pengadilan di Malawi menghukum Eric Aniva, 45, laki-laki yang positif mengidap virus HIV, setelah mengakui telah berhubungan dengan 104 wanita. Pria tersebut mengaku tindakannya sebagai ritual pembersihan seksual.
 
Aniva dinyatakan bersalah pada Jumat, 18 November kemarin, dalam persidangan di Distrik Nsanje. Hakim Innocent Nobi menilai Aniva terbukti terlibat dalam praktek-praktek berbahya sehingga diganjar hukuman lima tahun penjara.
 
"Saya putuskan anda bersalah dan hukuman anda sesuai," kata Nobi sepeti dilansir Al-Jazeera, Sabtu (19/11/2016).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Putusan hukuman itu tidak memperhitungkan status pelaku sebagi pengidap HIV. Pasalnya, tidak ada bukti dari kesemua korbannya tertular HIV.
 
Pria yang dikenal dengan julukan 'Hyna' itu dikabarkan dibayar untuk berhubungan seks dengan janda-janda yang tengah berduka karena ditinggal suami. Hal itu dilakukan untuk mengusir roh-roh jahat dan mencegah kematian lainnya terjadi.
 
"Saya berani mengungkapkan apa yang saya telah lakukan. Tapi penangkapan saya, penuntutan dan bahkan penjara tidak akan menghentikan orang lain seperti saya dari kebiasaan ritual yang telah ada selama lebih dari 100 tahun," kata Aniva di luar pengadilan.
 
Dia menuturkan, laki-laki disewa oleh keluarga untuk berhubungan seks dengan perempuan yang baru saja menjanda. Hal ini juga dilakukan dengan gadis-gadis setelah menstruasi pertama untuk menandai perjalanan mereka menjadi dewasa.
 
Malawi adalah salah satu negara yang terkena dampak HIV terburuk di dunia, dengan 27.000 kematian dari penyakit terkait AIDS. Sembilan persen dari populasi orang dewasa terinfeksi HIV.
 

(OGI)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif