Ilustrasi oleh Medcom.id.
Ilustrasi oleh Medcom.id.

Pengantin Dipenjara Setelah Langgar Aturan Lockdown Korona

Internasional Virus Korona afrika selatan Coronavirus virus corona
Arpan Rahman • 10 April 2020 05:54
eMpangeni: Sepasang pengantin yang baru saja menikah, dipenjara pada hari yang sama setelah polisi menyerbu pernikahan mereka karena melanggar aturan lockdown virus korona.
 
Pasangan yang tidak disebutkan namanya itu baru saja menyatakan sumpah sebagai suami istri ketika polisi bersenjata menggerebek upacara yang berlangsung di depan 53 tamu.
 
Kejadian di Afrika Selatan itu menunjukkan polisi bersenjata menyerbu pernikahan dan menangkap para tamu. Pengantin pria, masih memakai setelannya, dan pengantin wanita, dalam gaun pengantinnya, kemudian diringkus di belakang sebuah mobil van polisi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Para petugas menggeledah pernikahan dengan senjata dan masker setelah seorang anggota masyarakat yang peduli memberi tahu mereka. Sebanyak 53 tamu pernikahan yang menyaksikan upacara juga ditangkap, bersama dengan pendeta, dan dibawa ke kantor polisi eMpangeni pada Minggu 5 April.
 
"Polisi dan tentara bersenjata menyerbu tenda tempat pernikahan itu berlangsung dan menangkap semua orang,” ujar seorang undangan, seperti dikutip Mirror, Jumat, 10 April 2020.
 
Polisi dilaporkan mengatakan pasangan itu menghabiskan "bulan madu mereka di bawah jaminan yang ketat".
 
Itu terjadi ketika pasangan lain ditangkap karena melanggar lockdown setelah menikah 112 km jauhnya di Nkandla pada 28 Maret.
 
Jabulani Zulu, 48, dan istrinya, Nomthandazo, 38, ditangkap tetapi dibebaskan dengan jaminan R1,000 setara Rp888 ribu. Afrika Selatan saat ini mendapati 17 korban jiwa, dengan 1.749 orang terinfeksi.
 
Pernikahan itu telah mendorong Wali Kota Nkandla, Thami Ntuli, untuk mengingatkan orang-orang tentang pentingnya tinggal di rumah.
 
"Warga harus tahu bahwa lockdown nasional tidak dibuat untuk orang-orang tertentu, tetapi untuk kita semua. Tujuan di baliknya adalah untuk menghentikan penyebaran virus korona,” kata Wali Kota Ntuli.
 
"Ini dimaksudkan untuk menyelamatkan jiwa dan kita perlu mendukung pemerintah kita terlepas dari perbedaan politik kita," tuturnya.
 
"Ini tidak ada hubungannya dengan politik, jadi saya mendesak semua orang untuk mengikuti semua instruksi dan tinggal di rumah selama lockdown nasional ini," pungkasnya.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif