Rumah sakit di Provinsi Shandong, menyediakan sesi gratis sebanyak dua kali dalam sepekan. Melalui simulasi melahirkan ini, pria yang menjadi relawan bisa merasakan sakitnya menjalani persalinan.
Simulasi di Rumah Sakit Aima ini, menggunakan sebuah alat yang ditanam di perut para pria. Dari hasil tes, pria-pria itu merasakan sakit selama lima menit dan di saat bersamaan perawat meningkatkan intensitasnya dari skala satu hingga 10.
Seorang relawan bernama Song Siling, menceritakan pengalamannya mengikuti simulasi ini. Song sendiri tengah berupaya memiliki anak dengan kekasihnya.
"Rasanya jantung dan paru-paru tengah dirobek dengan paksa," ujar Song, yang sempat menyentuh level tujuh rasa sakit.
Meskipun merasakan sakit dari simulasi tersebut, seorang perawat mengatakan bahwa mereka yang ikut serta tidak akan pernah merasakan sama dengan yang dirasa ibu melahirkan.
"Tetap saja, jika pria-pria ini merasakan sakit ini, mereka akan lebih sayang lagi kepada istrinya," tutur perawat bernama Lou Dezhou, seperti dikutip Guardian, Jumat (21/11/2014).
Wu Jianlong yang berhasil menyentuh rasa sakit hingga level 10 mengaku merubah cara pandangnya mengenai proses melahirkan.
Mengaku bahwa istrinya tengah hamil tiga bulan, Wu merasakan sakit yang luar biasa sebelum akhirnya menyerah. Kini dirinya tidak lagi meremehkan penderitaan perempuan di ruang bersalin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News