Koleksi buku-buku langka. (Foto:  Jocelyn Augustino/Commissioned for The Guardian)
Koleksi buku-buku langka. (Foto: Jocelyn Augustino/Commissioned for The Guardian)

Pencuri Gasak Koleksi Buku Langka Senilai Rp33 Miliar

Willy Haryono • 13 Februari 2017 08:00
medcom.id, London: Buku-buku langka senilai lebih dari GBP2 juta atau setara Rp33 miliar dicuri oleh sekelompok pencuri yang berhasil menghindari sistem keamanan dan masuk ke gudang di London barat, Inggris. 
 
Tiga pencuri menggasak lebih dari 160 buku kuno setelah masuk ke gudang dekat Heathrow. Otoritas setempat melabeli pencurian itu dilakukan bak film Mission: Impossible. 
 
Geng pencuri itu dilaporkan telah memanjat atap gudang dan membuat lubang di langit-langit kaca fiber. Mereka kemudian bergelantungan ke bawah dengan menggunakan tali sembari menghindari alarm sensor gerak. 

Kepolisian London atau Scotland Yard mengonfirmasi "sejumlah buku berharga," banyak di antaranya berasal dari abad 15 dan 16, dicuri di Feltham antara 29 dan 30 Januari. 
 
Menurut laporan Mail, seperti dikutip Guardian, Minggu 12 Februari, seorang kolektor merugi hingga GBP680 ribu akibat pencurian ini. Sejumlah ahli menyebut barang paling berharga yang dicuri adalah kopi dari buku Nicolaus Copernicus’s De Revolutionibus Orbium Coelestium tahun 1566 yang bernilai GBP215 ribu. 
 
Sejumlah buku berharga lainnya adalah karya Galileo, Isaac Newton, Leonardo da Vinci dan Dante's Divine Comedy dari edisi 1569. 
 
Brian Lake dari Asosiasi Penjual Buku Kuno, mengatakan: "Belum pernah terjadi pencurian terhadap buku-buku langka seperti ini sebelumnya."
 
Seorang sumber menyebut, "buku-buku itu mustahil dijual ke kolektor maupun ke balai lelang." Ia menilai seorang kolektor pasti berada di balik pencurian. 
 
"Ratusan buku itu dimiliki tiga kolektor berbeda di level atas, dan jika disatukan, maka akan menjadi koleksi luar biasa," kata dia. 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan