Penumpang di penerbangan maskapai Scoot yang berbuat ricuh. (Foto:7News).
Penumpang di penerbangan maskapai Scoot yang berbuat ricuh. (Foto:7News).

Pesawat Singapura Dialihkan Akibat Ulah Penumpang Mabuk

Internasional pesawat
Fajar Nugraha • 22 Januari 2019 13:55
Singapura: Penerbangan maskapai Scoot terpaksa mengalihkan penerbangan ke Bandara Sydney, Australia ketika dalam perjalanan dari Australia menuju Singapura. Pengalihan disebabkan perkelahian penumpang.
 
Pesawat dengan nomor penerbangan TR7 itu dijadwalkan tiba di Singapura pada Senin 21 Januari pukul 3.15 sore waktu setempat. Pilot memutuskan untuk balik arah, ketika pesawat baru menempuh 1 jam 20 menit penerbangan dari delapan jam penerbangan yang seharusnya dijalani.
 
Melalui pernyataannya pada Senin, pihak Scoot mengatakan bahwa seorang pria Australia memukul penumpang lain. Awak kabin dan penumpang lain pun bergegas untuk memisahkan perkelahian ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Penumpang yang membuat ulah itu akhirnya bisa dikendalikan dengan bantuan lima penumpang,” pernyataan pihak Scoot, seperti dikutip Channel News Asia, Selasa, 22 Januari 2019.
 
“Keputusan diambil untuk mengalihkan penerbangan ke Sydney dan penumpang itu pun diserahkan ke pihak berwenang setempat,” jelas pernyataan tersebut.
 
Menurut suratkabar Brisbane Times, pria pengacau itu ditangkap oleh Australian Federal Police dan petugas medis di Bandara Sydney. Sementara penumpang yang dipukul oleh pelaku menegaskan tidak membutuhkan perawatan medis.
 
Sementara penumpang yang terkena imbas pengalihan ini dipindahkan ke penerbangan lain ke Singapura, Scoot TR13 dan juga Singapore Airlines penerbangan SQ242 dan SQ288.
 
“Ketika tiba di Singapura, perwakilan Scoot akan bertemu dengan para penumpang dan membantu keperluan mereka,” pihak Scoot menambahkan.
 
Mengenai kejadian perkelahian, pihak Scoot mengatakan, penumpang yang bermasalah itu tampak normal ketika memasuki pesawat dan lepas landas. Tetapi ketika mulai mengudara, penumpang itu mulai mengganggu orang lain.
 
Awak kabin diinstruksikan untuk tidak menjual alkohol kepadanya. Berdasarkan keterangan seorang penumpang pria itu sempat menenggak banyak minuman keras, ketika pesawat mengalami penundaan.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif