Kim Jong Nam diyakini dibunuh (Foto: AFP).
Kim Jong Nam diyakini dibunuh (Foto: AFP).

Warga Malaysia Turut Ditahan Terkait Pembunuhan Kakak Kim Jong-Un

Fajar Nugraha • 16 Februari 2017 17:41
medcom.id, Kuala Lumpur: Pihak berwenang Malaysia kembali menahan satu orang yang diduga terkait pembunuhan terhadap kakak tiri Kim Jong-Un.
 
Para penyelidik saat ini masih terus mengumpulkan teka-teki terkait kasus ini. Mereka menggali spekulasi bahwa Kim Jong-Un mengerahkan tim pembunuh untuk melenyapkan Kim Jong-Nam.
 
Sebelumnya dua terduga pelaku ditahan terkait kasus ini. Salah satu terduga adalah warga negara Indonesia (WNI).
 
Pihak Kementerian Luar Negeri Indonesia mengonfirmasi mengenai WNI yang saat ini ditahan di sebuah penjara di Selangor itu. Sementara perempuan lain yang menjadi terduga pelaku adalah warga Vietnam.
 
"Polisi Malaysia menyebutkan bahwa seorang warga Malaysia yang diketahui sebagai kekasih dari terduga pelaku asal Indonesia, berhasil ditangkap," lapor SBS, Kamis 16 Februari 2017.
 
Berdasarkan dokumen yang ditemukan oleh Kepolisian Malaysia, perempuan WNI yang diduga terkait dengan pembunuhan Kim Jong-Nam memiliki paspor dengan nama Siti Aisyah. Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Khalid Abu Bakar mengatakan bahwa perempuan itu ditangkap pada Kamis 16 Februari pukul 2.00 pagi waktu setempat.
 
Khalid menyebutkan bahwa Siti berasal dari Serang di Indonesia. Dia diidentifikasi melalui rekaman CCTV di bandara dan seorang diri saat ditangkap.
 
 
Berdasarkan data di paspor, Siti Aisyah lahir pada 11 Februari 1992. Namun tidak ada kejelasan apakah paspor itu asli atau palsu.
 
Kim Jong-Nam dibunuh oleh dua perempuan yang menyiram bahan kimia di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada Senin 13 Februari. Saat itu dirinya hendak berangkat ke Macau. Sementara perempuan yang melakukan pembunuhan naik ke taksi dan melarikan diri.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan