Mahathir Yakin Ada Kecurangan di Pemilu Malaysia
PM Malaysia Mahathir Mohamad. (Foto: AFP)
Kuala Lumpur: Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menuduh bahwa ada unsur penipuan dalam pemilihan umum ke-14 pada 9 Mei lalu, meski partainya, Pakatan Harapan dinyatakan menang.

Ia yakin, tak hanya Pakatan Harapan yang dirampok suaranya, melainkan Parti Pribumi Bersatu Malaysia dan partai koalisi lainnya juga demikian.

"Ada kandidat yang seharusnya menang, tetapi tiba-tiba saja kotak suara lainnya dibawa masuk, menyebabkan kekalahan," kata Mahathir, dikutip dari Channel News Asia, Selasa 29 Mei 2018.


"Dalam beberapa kasus, suara yang rusak mencapai 700 hingga 800. Jangan bilang orang Malaysia itu bodoh," lanjut dia.

Ia pun yakin bahwa ada banyak kursi yang hilang di mana seharusnya Pakatan Harapan dan koalisinya menang telak mengalahkan Barisan Nasional saat itu.

Namun, ketika ditanya apakah pemerintah yang digawanginya saat ini akan melakukan perubahan, termasuk mengganti Ketua Komisi Pemilihan Umum Malaysia, ia mengatakan, belum tentu.

"Sejauh menyangkut pihak, kami akan membuat kasus tergantung temuan. Jika ada bukti, tindakan apapun yang diperlukan, akan diambil," ujar dia.

Pada pertemuan partai dan koalisi, Mahathir mengatakan banyak diskusi dan temuan berfokus pada masalah setelah pemily dan permintaan dari ribuan anggota UMNO, koalisi Barisan Nasional, untuk bergabung dengan Parti Pribumi Bersatu Malaysia.




(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id