Kapal pesiar MS Westerdam mendekati pelabuhan Sihanoukville, Kamboja, Kamis 13 Februari 2020. (Foto: AFP/Tang Chhin Sothy)
Kapal pesiar MS Westerdam mendekati pelabuhan Sihanoukville, Kamboja, Kamis 13 Februari 2020. (Foto: AFP/Tang Chhin Sothy)

Ditolak karena Korona, Kapal Westerdam Berlabuh di Kamboja

Internasional Virus Korona
Willy Haryono • 14 Februari 2020 09:14
Sihanoukville: Sebuah kapal pesiar yang ditolak lima pelabuhan akibat kekhawatiran terkait virus korona Covid-19 akhirnya diizinkan merapat ke pelabuhan Kamboja, Kamis 13 Februari 2020. Kapal bernama MS Westerdam itu sempat terombang-ambing di laut selama beberapa hari.
 
Penolakan didasari kekhawatiran terkait Diamond Princess, kapal pesiar yang dikarantina di Jepang. Total infeksi virus korona Covid-19 di Diamond Princess telah mencapai 218 orang.
 
Sementara untuk Westerdam, semua penumpang dan kru tidak terjangkit virus korona Covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selasa kemarin, Westerdam ditolak otoritas Thailand saat hendak berlabuh di Bangkok. Westerdam kemudian dikawal keluar oleh sebuah kapal Angkatan Laut Thailand.
 
Dua hari kemudian, Westerdam akhirnya diizinkan berlabuh di kota pelabuhan Sihanoukville. "Pagi ini, senang rasanya melihat daratan," kata seorang penumpang, Angela Kones asal Amerika Serikat.
 
Menurut media Khmer Times, semua penumpang Westerdam diizinkan turun dari kapal pada hari ini, Jumat 14 Februari 2020. Izin diberikan usai 20 orang yang jatuh sakit di Westerdam dinyatakan negatif virus korona Covid-19.
 
Westerdam, dijalankan oleh perusahaan Holland America Line, meninggalkan Hong Kong pada 1 Februari dengan 1.455 penumpang dan 802 kru. Kapal itu dijadwalkan beroperasi di laut selama dua pekan. Kru Westerdam sempat khawatir pasokan makanan dan bahan bakar akan habis jika kapal tak kunjung berlabuh.
 
Selain oleh Thailand, Westerdam juga ditolak berlabuh di Taiwan, Guam, Filipina dan Jepang.
 
Kapten Westerdam, Vincent Smit, mengatakan bahwa kapalnya akan berlabuh di luar Sihanoukville, agar otoritas kesehatan setempat dapat melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap semua penumpang dan kru.
 
Nantinya semua penumpang Westerdam diizinkan untuk pulang ke rumah masing-masing dari Phnom Penh, ibu kota Kamboja.
 
Keputusan Kamboja menerima Westerdam mendapat pujian dari Ketua Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Gebreyesus. Menurutnya, penerimaan Kamboja merupakan "contoh dari solidaritas internasional yang selama ini kami serukan."
 
Sementara itu berdasarkan data terbaru dari Tiongkok, terdapat tambahan 116 kematian terbaru di Hubei, provinsi pusat penyebaran virus korona Covid-19. Total kematian akibat virus tersebut di seantero Tiongkok kini mencapai sedikitnya 1.483.
 
Sementara kematian di luar Tiongkok tercatat ada tiga, yakni masing-masing satu di Filipina, Hong Kong dan Jepang.
 
Provinsi Hubei dan ibu kotanya, Wuhan, juga melaporkan adanya tambahan 4.823 kasus baru Covid-19 pada Jumat ini. Total kasus terkonfirmasi di Hubei kini 51.986, sedangkan untuk skala nasional mendekati 65 ribu.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif