Ilustrasi oleh Medcom.id.
Ilustrasi oleh Medcom.id.

16 Tewas Terhimpit dalam Stadion di Madagaskar

Internasional Madagaskar
Fajar Nugraha • 27 Juni 2019 16:56
Antananarivo: Setidaknya 16 orang terhimpit hingga tewas dan belasan lainnya cedera di Madagaskar pada Rabu 26 Juni. Mereka tewas di stadion yang menjadi tempat perayaan hari kemerdekaan di Ibu Kota Antananarivo.
 
“Mayat enam belas korban, termasuk tiga anak-anak, saat ini masih berada di kamar mayat rumah sakit HJRA di kota itu,” sebut seorang wartawan AFP, Kamis, 27 Juni 2019.
 
Menurut saksi di rumah sakit, kecelakaan itu terjadi pada sore hari di luar Stadion Mahamasina, di mana beberapa ribu orang telah berkumpul untuk konser setelah parade militer tradisional diadakan untuk menandai hari libur nasional.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada akhir parade militer, pasukan keamanan membuka pintu gerbang untuk memungkinkan para penonton meninggalkan stadion. Kondisi ini menyebabkan kerumunan massa di luar stadion merangsek masuk.
 
Polisi kemudian segera menutup gerbang dan memblokir kerumunan, kata saksi mata, yang menyebabkan tumpukan mematikan.
 
"Ketika panitia membuka gerbang, kami berada di barisan depan, dalam antrian. Tiba-tiba orang-orang berlari untuk sampai di depan kami. Mereka mendorong kami, beberapa bahkan meninju kami dan menarik kami," ujar seorang saksi, Jean Claude Etienne Rakotoarimanana, 29, yang menderita memar akibat himpitan.
 
Presiden Madagaskar Andry Rajoelina, pada konferensi pers dengan Presiden Rwanda Paul Kagame, menyampaikan belasungkawa atas kematian tragis itu.
 
"Ada terlalu banyak orang yang tidak dapat memasuki stadion, yang menyebabkan masalah. Negara akan mengurus tagihan rumah sakit dari mereka yang terluka,” tutur Rajoelina.
 
Rajoelina mengunjungi rumah sakit untuk merawat mereka yang terluka di stadion. Pada September 2018, kejadian serupa di stadion yang sama. Insiden itu menewaskan satu orang dan melukai 30 orang lainnta. Saat itu tengah berlangsung pertandingan sepak bola antara Madagaskar dan Senegal.
 
Pada 26 Juni 2016, sebuah bom diledakkan saat konser gratis di stadion Mahamasina. Kejadian itu menewaskan tiga orang dan meninggalkan banyak lagi luka-luka.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif