Bentrokan yang terjadi antara pendukung Perdana Menteri India Narendra Modi dengan pendukung oposisi. (Foto: AFP).
Bentrokan yang terjadi antara pendukung Perdana Menteri India Narendra Modi dengan pendukung oposisi. (Foto: AFP).

Bentrokan Terjadi di Akhir Pemungutan Suara India

Internasional india politik india
Fajar Nugraha • 15 Mei 2019 20:10
Kolkata: Bentrokan antara pengikut Perdana Menteri Narendra Modi dan seorang pemimpin oposisi meningkatkan ketegangan di kota utama India, Kolkata pada Rabu. Bentrokan terjadi menjelang putaran terakhir pemilihan umum negara yang diperjuangkan dengan keras.
 
Puluhan orang ditangkap dalam pertempuran jalanan Selasa malam yang memaksa Amit Shah, Presiden Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa, untuk meninggalkan rapat umum pemilihan umum di kota metropolitan timur di negara bagian Benggala Barat di bawah penjagaan polisi.
 
Sebuah patung reformis Bengal yang terkenal, Ishwar Chandra Vidyasagar dihancurkan. Sebuah perguruan tinggi dinamakan atas Ishwar Chandra Vidyasaga digeledah. Insiden ini memicu BJP dan saingannya Trinamool Congress (TMC) saling menyalahkan satu sama lain.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Negara telah melihat kekerasan berulang selama pemilihan enam minggu yang berakhir pada 19 Mei mendatang. Partai BJP yang Modi pimpin berharap untuk merebut banyak dari 42 kursi parlemen negara bagian dari TMC untuk mengkompensasi kerugian yang diperkirakan di daerah lain.
 
BJP menuduh menteri utama Benggala Barat Mamata Banerjee mengatur serangan pada roadshow melalui Kolkata oleh Shah.
 
"Apakah Bengal telah memperoleh pemerintah gangster? Serangan terhadap aksi damai Amit Shah oleh TMC patut disesalkan," kata Menteri Keuangan Arun Jaitley di Twitter, seperti dikutip AFP, Rabu, 15 Mei 2019.
 
Banerjee, yang menyerukan unjuk rasa untuk pada Rabu, membalas dengan menuduh Shah bertindak seperti 'dewa'. Pengamat politik India mengatakan kampanye agresif partai Modi terhadap TMC di Benggala Barat telah menjadikan negara itu salah satu kontes paling sengit dalam pemilihan.
 
Modi memenangkan kemenangan besar pada tahun 2014 tetapi diperkirakan akan kehilangan mayoritas keseluruhan. Kinerja yang baik di Benggala Barat akan secara signifikan meningkatkan peluangnya untuk masa jabatan kedua.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif