Polisi Thailand di lokasi ledakan resor Hua Hin (Foto: AFP)
Polisi Thailand di lokasi ledakan resor Hua Hin (Foto: AFP)

Dalam Sehari, 11 Bom Meledak di Thailand

Damar Iradat • 13 Agustus 2016 02:01
medcom.id, Bangkok: Lima provinsi di Thailand diserang 11 ledakan bom dalam jangka waktu kurang dari satu hari. Ledakan itu menimbulkan korban jiwa dan puluhan lainnya luka-luka.
 
Menteri Kesehatan Publik Thailand Anurak Amornperchsathaporn mengatakan, rentetan ledakan tersebut setidaknya membunuh empat warga Thailand dan setidaknya mencederai 36 orang, 10 di antaranya warga asing. Sampai saat ini, belum ada kelompok yang mengaku sebagai aktor di balik rentetan peledakan tersebut.
 
Hingga saat ini belum diketahui jelas aktor di balik serangan itu. Namun, kepolisian Thailand tidak menemukan bukti bahwa serangan tersebut berhubungan dengan jaringan teroris internasional.

"Insiden ini berbeda dari aksi teroris yang biasa terjadi. Mereka lebih seperti sabotase lokal di tempat dan provinsi tertentu," ungkap Deputi Juru Bicara Kepolisian Thailand, Major General Piyapan Pingmuang, seperti dikutip CNN, Sabtu (13/8/2016).
 
Seperti diketahui, serangkaian ledakan mengguncang Thailand dalam dua hari terakhir. Ledakan pertama terjadi di provinsi Trang pada Kamis, 11 Agustus 2016 pukul 15.00 waktu setempat, ledakan tersebut menewaskan satu orang dan setidaknya mencederai enam orang lainnya.
 
Bom kembali mengguncang di sebuah resor wisata di kawasan Hua Hin di dekat bar Johnny's 56 pada pukul 22.15, tidak lama berselang bom kembali meledak pada pukul 23.00 di depan Rain Tree Spa. Pada insiden tersebut, seorang pekerja wanita tewas di tempat.
 
Kepolisian Thailand menyebut, atas ledakan tersebut, 21 orang mengalami luka-luka, termasuk warga negara Italia, Jerman, Belanda, dan Austria.
 
Dalam Sehari, 11 Bom Meledak di Thailand
Polisi Thailand di lokasi ledakan resor Hua Hin (Foto: AP)

Salah satu saksi mata, Shane Brett mengatakan, sempat mendengar bunyi ledakan dan melihat kepanikan melanda orang-orang di sekitar lokasi pengeboman.
 
"Saya melihat dan sekilas tampak pemandangan bagaimana lokasi saat itu hiruk-pikuk, dan orang-orang disarankan untuk tetap di dalam hotel," ungkap dia. 
 
Usai kejadian itu, petugas keamanan di Hotel Hilton, tempat Brett menginap, kata dia, juga ditambah.
 
Tidak sampai di situ, Jumat pagi, setidaknya delapan bom kembali mengguncang Thailand di lima provinsi. Bom kembali meledak di Hua Hin, kemudian di Surat Thani, provinsi Trang, provinsi Phang-nga, dan di tempat wisata, Phuket.
 
Ledakan terjadi di Pantai Patong dan Jalan Bang La, yang juga merupakan tempat populer bagi para wisatawan. Satu orang dikabarkan mengalami luka ringan dalam insiden ledakan di Phuket.
 
Sementara itu, di Surat Thani, dua ledakan terjadi sekitar pukul 08.01 dan 08.30 waktu setempat. Kedua ledakan tersebut hanya berjarak sekitar 650 kaki. Pada insinden ledakan yang terjadi pada pukul 08.01, satu orang pekerja administrasi kota wanita tewas di tempat, dan empat orang lainnya dikabarkan mengalami cedera.
 
Dua bom juga meledak di pasar Bang Miang di provinsi Phang-nga sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Pada insiden ini, tidak ada korban jiwa maupun luka.
 
Bom juga kembali meledak di kawasan Hua Hin. Dua bom yang meledak dipasang di beberap pot bunga. Bom tersebut meledak pada pukul 09.00 dan 09.05, dekat sebuah menara jam yang menjadi sejarah kota tersebut.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan