Kemenag RI Siap Kolaborasi Riset dengan Afghanistan
Dubes Arief (kiri) bersama jajaran Kemenag RI. (Foto: Kemenag RI)
Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI melakukan kerja sama penelitian dalam bidang kehidupan keagamaan, pendidikan, dan naskah kuno (manuskrip) dengan Afghanistan.

Menerima kunjungan Duta Besar RI untuk Afghanistan, Arief Rachman dan delegasinya, Kapuslitbang Kehidupan Keagamaan Muharram Marzuki yang mendampingi Sekjen Nur Syam mengatakan bahwa Indonesia dan Afghanistan bisa berkolaborasi dalam bidang riset.

"Kami berharap, peneliti Kemenag dan Afghanistan bisa menghasilkan rumusan kelimuan tentang moderasi agama, juga tentang lektur keagamaan. Banyak manuskrip di Indonesia dan Afghanistan. Ini juga menjadi kekuatan kedua negara," kata Muharam, seperti keterangan tertulis dari Kemenag RI yang diterima Medcom.id, Rabu 14 Februari 2018.


Hal serupa disampaikan Dirjen Bimas Islam Muhammadiyah Amin. Menurutnya, kerja sama Kemenag dengan Afghanistan sudah berjalan sejak 2015. Bahkan, pada September 2017, Indonesia sudah menyelesaikan pembangunan masjid Assalam di Afghanistan.

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Arskal Salim juga membuka peluang kerja sama pertukaran mahasiswa dan dosen dengan perguruan tinggi di Afganistan.

"Saat ini, Kementerian Agama memiliki 57 Peguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang bisa menampung mahasiwa luar negeri," ucap dia.

Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri Achmad Gunaryo menambahkan, Kemenag selalu memberi beasiswa kepada putra putri bangsa yang berprestasi untuk dapat menjadi duta diplomasi antar negara.

Sampai saat ini, sudah ada 400 penerima beasiswa. Mereka berperan sebagai duta bangsa yang menjelaskan bahwa Indonesia adalah negara aman dan damai.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id