Intelijen Korea Selatan menyebutkan, sebelum terkapar tak bernyawa, dua orang wanita disebut-sebut menghampiri Jong Nam di Bandara Internasional Kuala Lumpur. Ada yang bertugas menyemprotkan racun ke wajah Jong Nam, ada pula yang membungkam wajahnya.
Dilansir dari Straits Times, di antara berbagai macam racun, risin atau tetrodoksin, diyakini dipakai untuk menghabisi nya Jong Nam. Risin merupakan zat kimia mematikan yang ditemukan dalam tanaman minyak jarak, sedangkan tetrodoksin biasa digunakan untuk membunuh ikan buntal.
Baca: Sebelum Dibunuh, Kim Jong-nam Hidup Tenang di Makau
Risin maupun tetrodoksin termasuk ke dalam racun mematikan. Keduanya tak memiliki penawar.
Sementara itu, Kepala Kepolisian Sepang ACP Abdul Aziz Ali, telah meninggalkan ruang mayat di Rumah Sakit Kuala Lumpur menyebut tim autopsi sudah mendapatkan kesimpulan. Namun ia enggan mengungkapkannya.
Seperti diketahui, Kim Jong Nam menghembuskan nafas terakhirnya di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 13 Februari 2017 waktu setempat. Semprotan beracun diduga menjadi penyebab kematiannya.
Baca: 3 Kemungkinan Motif Pembunuham Kim Jong Nam
Rezim Korut disebut-sebut bertanggung jawab atas kematiannya. Dua orang wanita non-Korut, yakni Siti Aisyah asal Indonesia dan Doan Thi Huong diduga menjadi agen mata-mata Korut.
Soal keterlibatan Siti Aisyah, Kapolri Jenderal Tito Karnavian menilai perempuan asal Serang itu dimanfaatkan pihak tertentu. Berdasarkan informasi dari otoritas Malaysia, kata Tito, Siti Aisyah berani menyemprotkan cairan ke wajah Jong Nam untuk sebuah acara lucu-lucuan.
Baca: Korut Minta Malaysia Kirim Jasad Kim Jong-nam
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News