Pria pria asal Azumino, prefektur Nagano, diduga sebagai penjual dua tipe uranium (terdeplesi dan alami) di situs lelang daring Yahoo. Sementara dua terduga pembelinya adalah seorang siswa SMA asal Koganei, Tokyo, dan pria 61 tahun dari Koga, prefektur Ibaraki.
Dalam hukum di Jepang, transaksi material nuklir hanya boleh dilakukan oleh perusahaan dan organisasi yang sudah mengantongi izin pemerintah.
Menurut sejumlah sumber, dilansir dari Japan Times, pria yang menjual uranium secara daring itu mengaku mendapatkan material tersebut dari sebuah situs luar negeri.
Ia dan dua calon pembeli sama-sama mengaku hanya tertarik pada ilmu kimia, dan tak berniat menggunakan uranium untuk tujuan berbahaya.
Siswa SMA itu diketahui pernah dirujuk ke tim jaksa pada April kemarin atas dugaan menciptakan sebuah bubuk peledak.
Tahun lalu, Kepolisian Jepang meluncurkan investigasi terhadap penjualan sebuah bahan kimia yang dideskripsikan sebagai "uranium 99,9 persen" di situs lelang daring Yahoo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News