NEWSTICKER
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Azad sangat lancar berbahasa Indonesia. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta
Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Azad sangat lancar berbahasa Indonesia. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta

Dubes Iran: Aku Cinta Indonesia

Internasional indonesia-iran
Marcheilla Ariesta • 05 Februari 2020 09:39
Jakarta: Duta Besar Iran untuk Indonesia Mohammad Azad rupanya sangat lancar berbahasa Indonesia. Walaupun baru menjalankan tugas sebagai Duta Besar Iran untuk RI, namun dia sudah mengenal Indonesia sejak 30 tahun lalu.
 
"30 Tahun lalu saya ke Indonesia. Saya tertarik untuk bisa berbicara Bahasa Indonesia, bahkan sebelum saya ditugaskan. Saya di Teheran mulai belajar Bahasa Indonesia," kata Azad di kediamannya di Jakarta, Selasa 4 Februari 2020.
 
Rupanya, ketertarikannya pada Indonesia membuat dia memperoleh beasiswa untuk belajar bahasa Indonesia lewat program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) selama satu tahun di Universitas Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Setelah satu tahun di BIPA, pertanyaan yang ditanyakan kepada semua peserta sama, apa yang dirasakan terkait Indonesia. Saya sampaikankata singkat. Perasaan saya adalah ACI, Aku Cinta Indonesia," ungkapnya.
 
Rupanya ini kali ketiga dia bertugas di Indonesia. Pada 1989, Azad menjalankan tugas sebagai Atase Kebudayaan, kemudian dia menjadi Wakil Duta Besar, dan kini sebagai Duta Besar. Menurutnya, belum afdal jika belum tiga kali ditugaskan.
 
"Jadi ketika ditugaskan lagi di Indonesia ini adalah cinta yang terbukti dan tentu dalam Bahasa Indonesia disebut kalau belum tiga kali belum afdal. Jadi ini ketiga kali semoga afdal," ujarnya.
 
Dalam tugasnya kali ini, sang dubes berharap agar hubungan Indonesia dan Iran semakin kuat ke depannya. Terlebih tahun ini kedua negara merayakan 70 tahun hubungan bilateral.
 
"Hubungan kami didasari prinsip saling menghormati, kerja sama regional dan multilateral. Perdagangan Indonesia dan Iran melampaui USD1 miliar. Tekad besar pemimpin kedua negara sebagai dua negara yang tergabung dalam gerakan non-blok adalah memperkuat dari berbagai sisi dan dimensi," pungkasnya.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif