Mahathir Klaim Oposisi Pakatan Harapan Menang Pemilu Malaysia
Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad klaim kemenangan dalam Pemilu Malaysia 2018 (Foto: AFP).
Kuala Lumpur: Pemimpin koalisi oposisi Pakatan Harapan, Mahathir Mohamad mengklaim bahwa pihaknya memenangkan lebih dari 112 kursi parlemen. Namun menurutnya pihak Komite Pemilu Malaysia menolak untuk menandatangani dokumen kemenangan.
 
Selain mengklaim kemenangan kursi parlemen, Mahathir juga menyebutkan bahwa koalisi pimpinannya memenangkan pemilu di enam negara bagian. Ini termasuk Penang, Selangor, Malaka, Negeri Sembilan, Johor dan Kedah.
 
"Ini adalah hal serius. Bukan berita palus. Anda tidak bisa membawa saya ke pengadilan dengan mengatakan hal (kemenangan) tersebut," ujar Mahathir, seperti dikutip The Star, Rabu 9 Mei 2018.
 
Menurut politikus berusia 92 tahun itu, hasilnya seharusnya sudah keluar saat ini. Mahathir mengklaim bahwa Pakatan Harapan meraih 112 kursi parlemen untuk membentuk pemerintahan.
 
"Sepertinya kami sudah berhasil meraih angka itu. Angka dari Barisan Nasional (BN) jauh lebih kecil dari angka kami. Tidak mungkin bagi mereka untuk mengejar," tegasnya.
 
Tokoh yang dulu membesarkan UMNO dengan BN nya, juga menyebutkan bahwa Sabah menghadapi masalah sama. Berdasarkan keterangannya, pihak Komite Pemilu Malaysia menolak menandatangani Formulir 14 sebagai surat resmi kemenangan dalam pemilu.
 
(Baca: Rencana Mahathir Mohamad Singkirkan Najib Razak).
 
Saat melakukan wawancara khusus dengan Medcom.id, pada 3 Februari lalu Mahathir Mohamad menegaskan pihaknya akan mengerahkan seluruh kekuatannya untuk menyingkirkan Perdana Menteri Najib Razak.
 
Berpaling dari Partai UMNO dan bersatu kembali dengan musuhnya, Anwar Ibrahim. Dia ingin menjungkalkan PM Najib Razak yang dianggap penuh skandal korupsi.

 
 



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360